Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Baru saja mendapatkan informasi yang cukup menarik tentang lanskap nikel global yang layak diperhatikan jika Anda mengikuti pasar komoditas atau rantai pasokan EV. Indonesia pada dasarnya telah mengambil alih produsen nikel terbesar di dunia secara spot, dan ini mengubah segala sesuatu tentang bagaimana logam ini mengalir melalui pasar.
Angkanya cukup gila. Indonesia memproduksi 2,2 juta metrik ton tahun lalu, yang lebih dari setengah produksi global. Itu lonjakan besar dari beberapa tahun terakhir—pada 2017 mereka hanya sekitar 345K MT. Negara ini memposisikan dirinya sebagai produsen nikel terbesar di dunia khusus untuk aplikasi baterai, yang cerdas mengingat ledakan EV. Mereka juga memiliki cadangan sebesar 55 juta metrik ton di sana, jadi mereka tidak akan berhenti dalam waktu dekat.
Yang menarik adalah seberapa cepat pergeseran ini terjadi. Filipina dulu berada di posisi teratas dan sekarang mereka berada di urutan kedua dengan 330K MT. Rusia dengan 210K, Kanada 190K, China 120K. Kaledonia Baru dan Australia keduanya berada di 110K tetapi menghadapi tekanan yang berbeda. Brasil memproduksi 77K, dan AS secara praktis tidak signifikan dengan 8K MT.
Tapi inilah poinnya—dominasi Indonesia sebenarnya menciptakan gesekan pasar. Output besar mereka dikombinasikan dengan permintaan yang lemah telah membuat harga cenderung menurun sejak mereka melewati $20K per ton pada pertengahan 2024. Penambang nikel di Filipina dan negara lain terpaksa mengurangi atau menghentikan operasi karena kelebihan pasokan. Produksi nikel Australia turun lebih dari 26 persen, dan Kaledonia Baru turun lebih dari 52 persen dari tahun ke tahun.
Sisi EV adalah yang membuat ini menjadi sangat relevan. Baja tahan karat masih menjadi penggerak utama permintaan nikel, tetapi aplikasi baterai semakin penting. Indonesia sudah membangun infrastruktur pengolahan baterai EV dan mereka dekat dengan China, yang mendominasi manufaktur EV secara global. Ford bahkan mengambil saham di proyek baterai nikel Pomalaa di Indonesia, dan ada miliaran dolar dalam kesepakatan yang mengalir ke negara ini untuk bahan dan produksi baterai.
Kanada juga menarik—mereka meningkatkan produksi menjadi 190K MT, naik dari 159K tahun sebelumnya. Mereka berencana membangun pabrik pengolahan nikel terbesar di Amerika Utara di Ontario. Tapi ada ketidakpastian yang menggantung di atas nikel Kanada karena kebijakan tarif AS yang mempengaruhi baja dan aluminium. Saat ini Kanada adalah produsen nikel terbesar untuk pasar AS dengan 46 persen dari impor, jadi setiap pergeseran perdagangan bisa berdampak besar.
Dinamika pasokan secara garis besar adalah: Indonesia membanjiri pasar dengan volume tinggi, harga tertekan, produsen kecil kesulitan, tetapi permintaan jangka panjang dari transisi EV harus menjaga relevansi nikel. Jika Anda mengikuti permainan komoditas atau memikirkan eksposur transisi energi, cerita nikel ini patut dipantau dengan cermat karena produsen nikel terbesar di dunia pada dasarnya sedang menulis ulang aturan pasar ini.