Belakangan ini saya sedang melihat beberapa pandangan dari ahli keuangan Rachel Cruze, dan peringatan tentang HELOC (Kredit Limit Berdasarkan Nilai Rumah) patut diperhatikan. Banyak orang yang mempertimbangkan menggunakan rumah sebagai jaminan untuk mengatasi masalah utang di bawah tekanan ekonomi, dan ide ini tampak masuk akal—bagaimanapun juga, suku bunga HELOC memang lebih rendah daripada kartu kredit. Tapi ada jebakan yang mudah terlewatkan di dalamnya.



Cruze membandingkan HELOC seperti menggunakan nilai rumah Anda sebagai mesin ATM, terdengar praktis, tetapi sebenarnya Anda sedang menukar kepemilikan properti masa depan dengan uang tunai saat ini. Terutama dalam beberapa tahun terakhir saat harga rumah meningkat, banyak orang yang nilai rumahnya bertambah cukup banyak, yang berarti bank akan memberi Anda batas HELOC yang lebih besar. Masalahnya, semakin banyak dana yang tersedia sering kali menyebabkan pengeluaran yang lebih besar—Anda akan tergoda untuk membeli barang yang sebenarnya tidak Anda perlukan.

Risiko terpenting adalah: jika Anda belum melunasi hipotek (yang kebanyakan orang belum), mengajukan HELOC sama saja menambah utang baru di atas utang yang sudah ada. Anda bukan mengurangi utang, melainkan menambah utang. Cruze menekankan bahwa praktik ini seperti menutup luka yang lebih besar dengan plester—terlihat menyelesaikan masalah, tetapi sebenarnya masalah tetap ada di sana.

Lalu, apa yang lebih cerdas dilakukan? Cruze menyarankan beberapa alternatif. Pertama adalah membangun dana darurat—agar saat keadaan darurat muncul, Anda tidak perlu buru-buru meminjam uang. Kedua, pertimbangkan untuk mengurangi beban hipotek, misalnya menjual rumah dan membeli yang lebih terjangkau. Ketiga, benar-benar melunasi utang, menggunakan metode bola salju utang dari utang kecil ke utang yang lebih besar satu per satu.

Selanjutnya adalah menabung dan berinvestasi di rekening pensiun. Banyak hal yang diinginkan orang (liburan, renovasi rumah, kolam renang) sebenarnya bisa dicapai dengan menabung secara perlahan, bukan langsung meminjam uang. Cruze mengatakan dengan baik, kita hidup di zaman yang terobsesi dengan solusi cepat, tetapi menunda kepuasan sebenarnya adalah kebiasaan yang baik.

Suku bunga HELOC di berbagai daerah juga bisa berbeda, misalnya suku bunga HELOC di New York mungkin berbeda dari negara bagian lain, tetapi masalah utamanya tetap sama—Anda sedang bertaruh pada kepemilikan rumah Anda di masa depan. Daripada mengikuti jalan ini, lebih baik meluangkan waktu untuk merencanakan keuangan dengan baik, membangun cadangan keuangan yang nyata. Meskipun membutuhkan waktu lebih lama, cara ini lebih aman dan tidak akan menempatkan keluarga Anda dalam risiko.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan