Baru saja menangkap pasar Swiss mengalami pukulan nyata hari ini. Indeks acuan SMI turun tajam, ditutup turun 202,75 poin di 13.095,55—itu kerugian sebesar 1,52% untuk sesi tersebut. Ketegangan di Timur Tengah terus memberi tekanan besar pada sentimen investor di seluruh Eropa, dan Swiss pasti merasakan tekanan tersebut.



Penjualan besar-besaran ini cukup luas. Anda melihat beberapa nama besar mengalami tekanan: Amrize turun 5,41%, Sika dan Holcim keduanya turun sekitar 3,3% hingga 3,65%, dengan Geberit dan Roche Holding masing-masing kehilangan hampir 3%. Saham blue chip juga tidak luput—UBS Group, Alcon, VAT Group, Kuehne + Nagel dan Lonza Group semuanya mengalami penurunan antara 2% hingga 2,5%. Swiss Life Holding, Partners Group, Helvetia, Novartis, Zurich Insurance dan Julius Baer juga berakhir lebih rendah secara signifikan.

Namun, tidak semuanya merah. Galderma Group, Lindt & Spruengli dan Swisscom berhasil meraih kenaikan modest sebesar 0,5% hingga 0,7%, sementara Nestlé hampir tidak bergerak.

Yang menarik adalah konteks yang lebih luas di sini. Bank Nasional Swiss baru saja melaporkan bahwa cadangan devisa turun menjadi CHF 710 miliar pada bulan Februari, menandai penurunan ketiga berturut-turut dan level terendah sejak Mei 2025. Itu adalah data yang memberi tekanan pada kepercayaan diri saat risiko geopolitik sudah tinggi.

Seluruh situasi ini terasa seperti hari risiko rendah klasik di mana para investor menarik kembali secara menyeluruh. Layak untuk memantau bagaimana perkembangan ini, terutama jika kekhawatiran di Timur Tengah terus berlanjut.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan