Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Baru saja melihat sekumpulan data, prospek kebijakan Federal Reserve sedang membentuk ulang seluruh pola pasar, yang bisa menjadi sinyal kunci bagi investor logam mulia.
Laporan ketenagakerjaan Februari di AS menunjukkan kelemahan yang tidak terduga - non-pertanian turun 92.000 orang secara tak terduga, jauh di bawah pertumbuhan yang diperkirakan sebesar 55.000 orang, ini adalah penurunan terbesar dalam empat bulan. Tingkat pengangguran juga meningkat secara tak terduga menjadi 4,4%, sementara pasar tidak mengubah ekspektasi. Data semacam ini biasanya akan meningkatkan daya tarik emas dan perak karena menunjukkan bahwa Federal Reserve mungkin perlu menyesuaikan posisi kebijakan.
Yang menarik, meskipun data ketenagakerjaan lemah, upah rata-rata menunjukkan kekuatan, dengan kenaikan bulanan sebesar 0,4%, dan kenaikan tahunan sebesar 3,8%, keduanya melebihi ekspektasi. Sinyal campuran ini mendorong pasar untuk menilai ulang jalur inflasi dan suku bunga di masa depan.
Dari perspektif global, peningkatan situasi di Timur Tengah secara signifikan mendorong permintaan logam mulia. Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke beberapa negara di kawasan tersebut, memicu kekhawatiran akan perluasan konflik. Ketegangan geopolitik ini biasanya akan meningkatkan permintaan aset safe haven. Sementara itu, harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi dalam 2,25 tahun, yang tidak hanya memperburuk ekspektasi inflasi, tetapi juga memperkuat permintaan terhadap logam mulia sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
Performa emas dan perak memang mencerminkan tekanan ini. Emas COMEX bulan April naik 78,80 poin, kenaikan 1,55%, dan perak bulan Mei naik 2,374 poin, kenaikan 2,89%. Ada beberapa faktor pendorong di balik kenaikan ini: permintaan safe haven, lindung nilai inflasi, dan pembelian berkelanjutan oleh bank sentral. Cadangan emas Bank Sentral China pada Januari meningkat sebanyak 40.000 ons, mencapai 74,19 juta ons, ini adalah kenaikan selama 15 bulan berturut-turut. Skala pembelian bank sentral ini biasanya menandakan pandangan jangka panjang yang optimistis.
Prospek kebijakan Federal Reserve juga patut diperhatikan. Pasar saat ini memperkirakan kemungkinan Federal Reserve akan menurunkan suku bunga sekitar 37 basis poin pada 2026, sementara Bank of Japan diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Perubahan selisih suku bunga ini memberi tekanan pada dolar AS, sekaligus mendukung emas yang dihitung dalam dolar. Meskipun anggota Federal Reserve Christopher Waller menyatakan bahwa konflik Iran tidak mungkin menyebabkan inflasi yang berkelanjutan, komentar ini tampaknya tidak menghentikan pasar dari mengejar aset safe haven.
Dari segi teknikal, posisi panjang ETF emas baru-baru ini mencapai level tertinggi dalam 3,5 tahun, menunjukkan minat institusi terhadap alokasi emas tetap kuat. Mengingat ketidakpastian politik global, isu tarif AS, risiko geopolitik di Ukraina dan Venezuela, serta defisit anggaran dan ketidakpastian kebijakan AS, para investor tampaknya aktif mengurangi aset dolar dan beralih ke logam mulia sebagai alat penyimpan nilai.
Secara keseluruhan, faktor-faktor yang mendukung kenaikan emas dalam jangka pendek cukup banyak. Risiko geopolitik, permintaan lindung nilai inflasi, dukungan pembelian bank sentral, dan ekspektasi kebijakan longgar dari Federal Reserve semuanya mendorong harga logam mulia naik. Jika situasi di Timur Tengah terus memburuk, atau data ekonomi AS tetap lemah, faktor-faktor ini bisa semakin memperkuat dorongan kenaikan emas. Dari sudut pandang ini, logam mulia tampaknya memang memiliki banyak potensi kenaikan dalam lingkungan saat ini.