#油价突破110美元 Brent minyak mentah berjangka telah menembus di atas 111 dolar AS per barel, pasar saat ini mengalami ketegangan substansial yang didorong oleh "kelangkaan pasokan spot". Berikut rincian spesifiknya:



· 📈 Harga terbaru dan celah: Hingga 28 April 2026, minyak mentah Brent ditutup pada 111,26 dolar AS, dan minyak WTI pada 99,93 dolar AS. Data Goldman Sachs menunjukkan bahwa karena gangguan pasokan, stok global sedang dikonsumsi dengan kecepatan rekor 11 juta hingga 12 juta barel per hari.
· 🔍 Penyebab utama: Kebuntuan Selat Hormuz: Negosiasi AS-Iran macet, AS terus mempertahankan blokade laut, menyebabkan volume pelayaran harian di selat ini hampir nol. Sekitar seperlima dari jalur pengangkutan minyak dunia melewati sini, dan blokade yang berkelanjutan adalah pendorong utama kenaikan harga minyak.
· 🏦 Pandangan institusi dan risiko: Citibank menaikkan perkiraan harga minyak kuartal kedua menjadi 110 dolar AS, dan memperingatkan bahwa jika blokade berlanjut hingga akhir Juni, harga minyak bisa melonjak hingga 150 dolar AS.
· ⚠️ Variabel potensial: Sinyal paling menarik berasal dari pasar opsi—meskipun kekurangan spot, volume opsi put baru-baru ini melebihi volume opsi call secara berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa sebagian "uang pintar" sedang bertaruh bahwa kesepakatan damai secara tiba-tiba tercapai dan menyebabkan harga minyak turun, sehingga perlu waspada terhadap risiko "rebound di level tinggi".
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 1
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
LuYong
· 5jam yang lalu
Segala yang tidak biasa pasti ada penyebabnya, awalnya saya pikir harga minyak akan turun kembali ke sekitar lima puluh dolar, tidak disangka malah terus menembus batas.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan