Powell Tidak Pergi! Setelah Mengundurkan Diri sebagai Ketua, Terus Menjadi Anggota Dewan, Trump Menghina dengan Tulisan



Waktu setempat 29 April, Ketua Federal Reserve Jerome Powell, setelah rapat kebijakan, mengumumkan bahwa dia akan tetap menjabat sebagai anggota dewan setelah mengundurkan diri sebagai ketua, keputusan ini mematahkan kebiasaan selama puluhan tahun di mana ketua yang berganti biasanya meninggalkan posisi secara bersamaan.

Powell menyatakan bahwa pengaturan ini tidak terkait dengan kritik lisan dari pejabat pemerintah, melainkan karena penyelidikan pidana sebelumnya oleh Departemen Kehakiman terkait proyek renovasi gedung Federal Reserve belum selesai sepenuhnya, dan dia ingin memastikan bahwa masalah terkait ditangani secara "sepenuhnya dan transparan" sebelum meninggalkan posisi.

Namun, pernyataan Powell langsung menuai penolakan keras dari pemerintahan Trump. Menteri Keuangan Steven Mnuchin secara terbuka menuduh Powell "melanggar semua kebiasaan Federal Reserve."

Trump mengolok-olok Powell di media sosial, menyebutnya "tidak menemukan pekerjaan lain, tidak ada yang mau dia." Sebelumnya, Trump beberapa kali mengancam akan memberhentikan Powell jika dia tidak mengundurkan diri setelah masa jabatannya berakhir.

Akar dari permainan politik ini terletak pada prosedur hukum dan nominasi yang rumit. Pada Januari, Departemen Kehakiman AS melakukan penyelidikan pidana terhadap Powell terkait proyek renovasi gedung pusat Federal Reserve. Pada Maret, pengadilan distrik federal di District of Columbia menolak surat panggilan tersebut.

Pada 24 April, Departemen Kehakiman mengumumkan penghentian penyelidikan pidana terhadap Powell. Secara umum, pihak luar berpendapat bahwa langkah ini membuka jalan bagi pengangkatan Kevin W. Warsh, calon ketua Federal Reserve yang diajukan Trump.

Namun, Senator Partai Republik Tom Tillis secara terbuka menyatakan bahwa selama penyelidikan terhadap Powell belum sepenuhnya selesai, dia akan terus menghalangi persetujuan Senat terhadap nominasi Warsh.

Tillis adalah anggota Komite Perbankan Senat, yang memegang kunci dalam pemungutan suara terhadap nominasi Warsh. Kebuntuan politik ini berarti Powell mungkin akan tetap menjabat sebagai ketua sementara setelah masa jabatannya berakhir, sampai nominasi ketua baru dikonfirmasi.

Dalam pengumuman bahwa dia akan tetap menjabat sebagai anggota dewan, Powell menyatakan bahwa dia akan menjalankan tugas secara "low profile" dan tidak akan campur tangan dalam kepemimpinan Warsh di Federal Open Market Committee (FOMC).

Powell juga menegaskan bahwa Dewan Gubernur Federal Reserve hanya memiliki satu ketua, dan ketika Kevin W. Warsh dikonfirmasi dan dilantik, dia akan menjadi ketua Federal Reserve yang baru.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan