FBI Bekerja Sama dengan Beberapa Negara untuk Membongkar Jaringan Penipuan Cryptocurrency yang Melibatkan Jutaan Dolar

Pada 30 April, Fox News melaporkan bahwa Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, bekerja sama dengan lembaga penegak hukum dari Dubai, China, dan Thailand, melakukan operasi penegakan hukum multinasional berskala besar yang berhasil membongkar setidaknya sembilan pusat penipuan cryptocurrency luar negeri, yang mengakibatkan penangkapan 276 tersangka dan melibatkan jutaan dolar. Selama operasi ini, Pengadilan Federal San Diego mengajukan tuduhan penipuan telekomunikasi federal dan pencucian uang terhadap enam tersangka, termasuk individu dari Myanmar dan Indonesia, yang mengoperasikan organisasi penipuan dengan nama seperti ‘Sanduo Group’ dan ‘Giant Company.’ Polisi Dubai menangkap 275 tersangka, sementara Polisi Kerajaan Thailand menangkap satu buronan tambahan. Jaringan penipuan ini menggunakan taktik ‘pig butchering’, mendapatkan kepercayaan korban melalui persahabatan atau hubungan romantis yang dibuat-buat, yang kemudian mendorong mereka mentransfer dana ke platform investasi cryptocurrency palsu, yang kemudian dicuci dan dipindahkan ke rekening kriminal. Operasi ini sejalan dengan perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Trump pada 6 Maret 2026, yang bertujuan memerangi jaringan kriminal luar negeri yang mengeksploitasi warga Amerika. ‘Operasi Level Up’ FBI telah memberi tahu sekitar 9.000 korban, memulihkan sekitar $562 juta dalam kerugian bagi warga AS. FBI mendesak korban untuk melaporkan insiden melalui Internet Crime Complaint Center (IC3).

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan