Dalam perdagangan opsi, empat operasi yang paling mudah membingungkan adalah: membeli untuk membuka, membeli untuk menutup, menjual untuk membuka, menjual untuk menutup. Saya telah melihat banyak pemula mengalami kegagalan di sini, jadi hari ini saya akan menjelaskan dari sudut pandang trader.



Pertama, mari bahas konsep dasar. Opsi pada dasarnya adalah sebuah kontrak yang memberi Anda hak (bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual suatu aset pada tanggal tertentu dengan harga tertentu. Kontrak memiliki dua pihak: satu adalah pemegang (pembeli), dan satu lagi adalah penjual (penjual opsi). Pembeli membayar premi untuk mendapatkan hak, penjual menerima uang dan menanggung kewajiban. Jika pembeli memilih untuk mengeksekusi haknya, penjual harus memenuhi.

Opsi terbagi menjadi dua jenis: opsi panggilan (call) dan opsi put. Opsi panggilan memberi Anda hak untuk membeli, Anda bertaruh harga akan naik. Opsi put memberi Anda hak untuk menjual, Anda bertaruh harga akan turun. Sebagai contoh, misalnya saham perusahaan XYZ saat ini $15, Anda membeli opsi panggilan dengan harga strike $15, jatuh tempo 1 Agustus. Jika saat jatuh tempo harga saham naik ke $20, Anda bisa membeli dengan harga $15, mendapatkan keuntungan $5. Sebaliknya, jika Anda membeli opsi put dan harga saham turun ke $10, Anda bisa menjual dengan harga $15, juga mendapatkan keuntungan $5.

Sekarang, mari bahas operasi perdagangan. Membeli untuk membuka (Buy to Open) berarti Anda membeli kontrak opsi baru, menjadi pemegangnya. Ini adalah langkah masuk pasar, Anda membayar premi kepada penjual dan mendapatkan semua hak dari kontrak tersebut. Membeli opsi panggilan berarti Anda bullish, membeli opsi put berarti Anda bearish. Operasi ini memberi sinyal ke pasar bahwa Anda memiliki ekspektasi yang jelas terhadap arah tertentu.

Namun, perdagangan tidak hanya membeli. Banyak orang memilih menjual untuk membuka (Sell to Open), yaitu menulis kontrak dan menjualnya ke orang lain. Anda menerima premi, tetapi juga menanggung kewajiban. Misalnya, Anda menjual opsi panggilan kepada Martha, dengan harga strike $50, jatuh tempo 1 Agustus. Jika Martha mengeksekusi, Anda harus menjual padanya dengan harga $50. Jika saat itu harga saham $60, Anda rugi $10. Inilah risiko penjual.

Lalu, bagaimana cara menghentikan kerugian? Di sinilah digunakan membeli untuk menutup (Buy to Close). Anda membeli kontrak yang sama di pasar untuk menutupi posisi yang Anda jual sebelumnya. Jika Anda menjual opsi panggilan dengan kewajiban $1, Anda membeli opsi panggilan yang sama dan mendapatkan keuntungan $1 dari pasar, kedua kontrak saling mengimbangi, posisi Anda menjadi nol. Tentu, Anda harus membayar premi untuk membeli kontrak baru ini, biaya ini biasanya lebih tinggi dari premi yang Anda terima saat menjual, tetapi Anda keluar dari posisi dengan sukses.

Ada juga menjual untuk menutup (Sell to Close), yaitu Anda yang sebelumnya memegang opsi panggilan atau put, sekarang menjual kontrak yang berlawanan untuk menutup posisi. Misalnya, Anda membeli opsi panggilan dan kemudian menjual opsi panggilan yang sama untuk mengunci keuntungan atau membatasi kerugian.

Mengapa mekanisme ini bisa berjalan? Ini berkat Clearing House (Lembaga Kliring). Setiap pasar utama memiliki lembaga pihak ketiga ini, yang mengkonsolidasikan semua transaksi dan melakukan penyelesaian. Dalam pasar opsi, Anda tidak langsung bertransaksi dengan penjual, melainkan melalui lembaga kliring. Kontrak yang Anda beli berasal dari lembaga kliring, dan kontrak yang Anda jual juga dijual ke lembaga tersebut. Jika Anda mengeksekusi, Anda menerima uang dari lembaga kliring; jika berhutang, Anda membayar ke lembaga tersebut. Hasilnya, semua klaim dan utang terkait secara keseluruhan di pasar. Inilah mengapa membeli untuk menutup bisa secara sempurna mengimbangi posisi Anda—pasar secara otomatis menyelesaikan transaksi, memastikan pendapatan dan pengeluaran Anda seimbang.

Ringkasnya: membeli untuk membuka adalah langkah masuk, Anda membuka posisi baru; membeli untuk menutup adalah keluar dari posisi dengan membeli kontrak yang berlawanan untuk menghapus posisi sebelumnya. Demikian juga, menjual untuk membuka adalah masuk dengan menjual kontrak baru, menjual untuk menutup adalah menutup posisi dengan menjual kontrak berlawanan. Keempat operasi ini memungkinkan trader untuk masuk dan keluar pasar secara fleksibel.

Perdagangan opsi memang kompleks, melibatkan aspek perpajakan, manajemen risiko, dan lain-lain. Jika Anda berencana terjun ke bidang ini, sebaiknya pahami dulu operasi dasar ini, lalu pertimbangkan strategi Anda. Ingat, perdagangan opsi bisa sangat menguntungkan, tapi juga bisa sangat merugikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan