Baru sadar berapa banyak trader sebenarnya tidak tahu cara menghitung beta dari sebuah saham - dan jujur saja, ini adalah salah satu dasar yang benar-benar bisa mengubah cara Anda mendekati manajemen risiko.



Jadi apa sebenarnya beta itu? Pada dasarnya mengukur seberapa banyak sebuah saham berayun dibandingkan dengan pasar yang lebih luas. Jika Anda mendapatkan beta 1, saham bergerak sejalan dengan pasar. Di atas 1? Lebih volatil. Di bawah 1? Lebih stabil. Itu saja. Konsep sederhana tetapi orang sering terlalu memikirkannya.

Di sinilah menjadi praktis. Jika Anda membangun portofolio dan ingin tahu eksposur aktual Anda, Anda perlu memahami ini. Saham dengan beta tinggi mungkin memberi Anda ayunan liar selama kekacauan pasar - bisa jadi bagus untuk keuntungan, bisa juga merugikan. Beta rendah? Lebih membosankan, tetapi lebih stabil. Investor yang menghindari risiko biasanya tertarik pada saham dengan beta rendah.

Sekarang, menghitung beta sebuah saham tidaklah rumit. Anda membutuhkan data harga historis - biasanya lima tahun pengembalian bulanan sudah cukup baik. Kemudian Anda menghitung perubahan persentase untuk saham Anda dan indeks pasar seperti S&P 500. Setelah Anda memiliki seri pengembalian tersebut, lakukan analisis regresi. Kebanyakan perangkat lunak spreadsheet bisa melakukannya secara otomatis. Kemiringan garis regresi itu? Itu beta Anda.

Biarkan saya uraikan nilainya. Beta 1 berarti Anda bergerak sejalan dengan pasar. Beta 1,5 berarti Anda bergerak 50% lebih banyak dari pasar. Beta 0,5? Anda bergerak setengah dari itu. Bahkan beta negatif ada - saham-saham tersebut bergerak berlawanan dengan pasar, yang bisa berguna untuk lindung nilai.

Nilai sebenarnya di sini adalah konstruksi portofolio. Campurkan saham dengan beta tinggi dan rendah, dan Anda bisa menyeimbangkan potensi pertumbuhan dengan stabilitas. Anda tidak hanya melempar panah ke papan - Anda benar-benar memikirkan bagaimana setiap posisi berperilaku relatif terhadap pasar.

Satu hal yang perlu diingat: beta bergantung pada data historis, jadi itu tidak akan memprediksi masa depan secara sempurna. Industri juga penting - startup teknologi cenderung memiliki beta yang lebih tinggi daripada utilitas. Gunakan sebagai alat, bukan sebagai kebenaran mutlak.

Jika Anda serius tentang manajemen portofolio, belajar cara menghitung beta sebuah saham harus masuk dalam daftar Anda. Ini adalah salah satu keterampilan yang membedakan orang yang sekadar trading dari orang yang benar-benar mengelola risiko secara strategis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan