Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Sudah lama memikirkannya — saat ekonomi mengalami penurunan, apakah harga-harga turun saat resesi? Jawaban singkatnya adalah ya, tetapi jauh lebih rumit dari yang orang bayangkan.
Jadi inilah logika dasarnya: selama resesi, orang memiliki lebih sedikit uang untuk dibelanjakan, kan? Itu menekan permintaan untuk banyak barang, yang memaksa harga turun. Tapi di sinilah yang menarik — tidak semua barang menjadi lebih murah. Barang yang benar-benar dibutuhkan, seperti makanan dan utilitas, cenderung mempertahankan harganya. Yang mengalami penurunan harga nyata adalah barang keinginan, barang diskresioner seperti perjalanan dan hiburan.
Izinkan saya menjelaskan apa yang biasanya terjadi pada barang tertentu saat ekonomi menyusut.
Perumahan mungkin adalah contoh paling jelas. Harga rumah biasanya turun selama resesi karena lebih sedikit orang mampu membeli. Kita sudah melihat ini terjadi di tempat seperti San Francisco, di mana harga turun 8,20% dari puncaknya, atau Seattle di angka 7,80%. Beberapa analis memperkirakan penurunan hingga 20% di lebih dari 180 pasar di AS.
Sekarang, bensin lebih rumit. Selama resesi 2008, harga anjlok 60% menjadi $1,62 per galon. Kebanyakan ahli akan mengharapkan langkah serupa saat mengalami penurunan ekonomi, tetapi inilah masalahnya — bensin tidak lagi hanya soal pasokan dan permintaan. Faktor geopolitik, seperti situasi di Ukraina, bisa menjaga harga tetap tinggi meskipun ekonomi sedang kesulitan. Selain itu, bensin adalah kebutuhan pokok. Orang tetap perlu mengemudi ke tempat kerja atau membeli bahan makanan, jadi permintaan tidak runtuh seperti barang mewah.
Mobil menarik karena pola ini mungkin akan berbeda kali ini. Secara historis, kapan harga mobil turun saat resesi? Biasanya harga mobil turun karena dealer memiliki banyak stok yang belum terjual dan perlu dijual. Tapi, gangguan rantai pasokan selama pandemi mengubah permainan. Kita tidak pernah menimbun stok berlebih itu, jadi dealer tidak merasa tekanan besar untuk bernegosiasi. Seorang ekonom dari Cox Automotive menyatakan secara sederhana — sepanjang 2023 dan seterusnya, tidak akan banyak diskon karena stok yang tersedia tidak banyak.
Sudut pandang praktisnya: resesi sebenarnya bisa menjadi peluang bagus jika Anda punya uang tunai. Orang yang memindahkan aset ke uang tunai sebelum situasi memburuk sering kali bisa membeli properti atau aset lain dengan harga yang lebih baik. Tapi, Anda harus memahami bagaimana resesi mempengaruhi pasar lokal Anda secara spesifik.
Jadi, untuk mengulang — apakah harga turun saat resesi? Ya, tapi secara selektif. Barang yang diinginkan orang turun harganya. Barang yang mereka butuhkan tetap stabil. Itulah pola nyata yang harus diperhatikan.