Baru saja memikirkan sebuah masalah yang sering diabaikan oleh banyak pemula opsi—bagaimana waktu pengurangan nilai benar-benar mempengaruhi perdagangan Anda.



Sejujurnya, banyak orang saat masuk ke perdagangan opsi sama sekali tidak menyadari seberapa besar kekuatan waktu pengurangan nilai ini. Sampai suatu hari mereka menyadari posisi mereka secara aneh mengalami depresiasi, baru menyadari bahwa ini adalah pengaruh dari waktu pengurangan nilai.

Logika inti dari waktu pengurangan nilai sangat sederhana—seiring mendekati tanggal kedaluwarsa kontrak opsi, nilainya akan terus menurun. Tetapi proses penurunan ini bukan linier, melainkan eksponensial, semakin dekat ke tanggal kedaluwarsa, kecepatan pengurangan nilainya semakin cepat. Inilah mengapa banyak trader berpengalaman mengatakan, jika Anda memegang opsi dalam-the-money, Anda harus memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan menjualnya lebih awal untuk mengunci nilai maksimal.

Saya rasa satu hal yang sering diabaikan banyak orang adalah bahwa pengaruh waktu pengurangan nilai terhadap opsi call dan put sebenarnya berlawanan. Untuk opsi call, waktu pengurangan nilai adalah negatif, yang akan langsung mengikis keuntungan Anda. Tetapi untuk pemegang opsi put, situasinya berbalik. Inilah mengapa banyak trader berpengalaman lebih cenderung menjual opsi daripada membelinya—karena waktu pengurangan nilai secara alami mendukung penjual.

Bagaimana cara menghitungnya secara spesifik? Misalnya, sebuah saham saat ini diperdagangkan di harga 39 dolar, dan Anda ingin membeli opsi call dengan strike 40 dolar. Menggunakan rumus, (40-39)/365 = 0,078, artinya nilai akan berkurang sekitar 7,8 sen setiap hari. Terlihat tidak banyak, tetapi seiring waktu berjalan, terutama dalam bulan terakhir, kecepatan pengurangan nilai akan meningkat tajam. Saya pernah melihat kontrak opsi seseorang kehilangan seluruh nilai waktu sebelum dua minggu dari kedaluwarsa.

Pengaruh waktu pengurangan nilai dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama adalah harga saham—semakin tinggi harga, semakin lambat pengurangan nilai karena masih ada ruang untuk naik. Kedua adalah waktu sampai kedaluwarsa—ini yang paling langsung, semakin pendek waktu, semakin cepat pengurangannya. Ada juga volatilitas implisit, yang hubungan ini cukup kompleks, tetapi secara umum, semakin tinggi volatilitas, semakin nyata pengaruh nilai waktu.

Saran saya, jika Anda melakukan perdagangan opsi, terutama opsi jangka pendek, Anda harus memperlakukan waktu pengurangan nilai sebagai faktor risiko utama. Jangan berharap opsi yang hampir kedaluwarsa akan memberi Anda peluang membalikkan keadaan. Sebaliknya, jika Anda memegang posisi jangka panjang, bersiaplah untuk melakukan penyesuaian strategi secara terus-menerus, karena waktu pengurangan nilai akan terus mengikis keuntungan Anda. Ini juga menjelaskan mengapa trader berpengalaman lebih suka menjual opsi saat nilai opsi masih memiliki premi waktu, daripada menunggu sampai kedaluwarsa.

Pada akhirnya, memahami mekanisme waktu pengurangan nilai adalah pelajaran wajib bagi siapa saja yang ingin bertahan lama di pasar opsi. Ini tidak hanya mempengaruhi strategi penetapan harga Anda, tetapi juga secara langsung berkaitan dengan kapan harus masuk dan keluar pasar. Inilah mengapa saya selalu menekankan bahwa perdagangan opsi tidak hanya soal arah, tetapi juga soal waktu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan