Saya memperhatikan tren menarik belakangan ini — semakin banyak orang dari komunitas kripto mulai berbicara secara serius tentang bagaimana DeFi dapat membiayai infrastruktur nyata. Pendiri Aave baru-baru ini memposting perhitungan yang membuat kita berpikir.



Intinya adalah, jika melihat biaya modal yang diperlukan untuk mengalihkan dunia ke sumber energi terbarukan, otomatisasi, dan infrastruktur luar angkasa, angka tersebut sekitar 100–200 triliun dolar. Sebagai perbandingan — sepuluh bank terbesar di dunia bersama-sama mengelola sekitar 13 triliun. Jadi, pasar potensialnya 15 kali lebih besar.

Mari kita lihat lebih spesifik. Hanya energi matahari akan membutuhkan pendanaan sebesar 15–30 triliun dolar. Ini bukan angka sembarangan — ini investasi nyata yang harus didistribusikan ke berbagai proyek. Secara paralel, ada pusat data dan GPU — di sana lagi-lagi 15–35 triliun. Robotisasi, kendaraan listrik, desalinisasi air, penambangan mineral, penangkapan karbon, energi nuklir, dan infrastruktur luar angkasa — setiap kategori membutuhkan pendanaan yang serius.

Mengapa ini penting untuk DeFi? Karena sistem keuangan tradisional tidak efisien dalam mendistribusikan modal. DeFi menawarkan alternatif — likuiditas dapat dialihkan secara programatik ke tempat di mana ia menghasilkan pendapatan maksimal dengan risiko yang diperhitungkan. Aave sudah menunjukkan bahwa mereka mampu menarik ratusan miliar dolar likuiditas berkat kepercayaan yang terbangun dan biaya operasional yang rendah.

Mengenai imbal hasil — cukup memadai. Rata-rata tingkat pengembalian internal untuk sektor infrastruktur berkisar antara 9% hingga 18% tergantung pada jenis asetnya. Energi matahari sekitar 10%, baterai 12%, pusat data 13%, infrastruktur luar angkasa sekitar 18%. Ini lebih tinggi dari biaya modal saat ini di DeFi yang berkisar 4–5%, yang menciptakan peluang arbitrase siklik.

Ada dua jalur utama bagaimana ini bisa berjalan. Pertama — melalui stablecoin berbunga yang mendistribusikan pendapatan off-chain ke pengguna di chain. Contohnya sudah ada: sUSDe dari Ethena menunjukkan pengembalian tahunan 10–15% dari staking. Kedua — marjinasi langsung melalui infrastruktur tokenized sebagai jaminan. Kedua pendekatan ini masuk akal tergantung dari tipe pengguna dan asetnya.

Yang paling menarik — adalah peluang bagi perusahaan fintech dan bank. Mereka bisa menjadi saluran distribusi, menyediakan akses ke peluang infrastruktur melalui DeFi. Integrasi semacam ini bisa mempercepat transisi menuju ekonomi kelimpahan selama 10–15 tahun. Ini bukan sekadar latihan teoretis — ini adalah penilaian ulang nyata tentang bagaimana keuangan masa depan harus bekerja.

Kesempatan besar terletak bukan pada tokenisasi aset tradisional seperti surat berharga pemerintah, tetapi pada menjadi lapisan infrastruktur keuangan untuk aset yang terkait dengan masa depan yang kita bangun. Aset yang berorientasi pada esok hari, bukan kemarin. Inilah yang memicu minat terhadap RWA dalam konteks DeFi.
AAVE-3,3%
ENA-2,02%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan