Cerita menarik tentang seorang pengusaha Australia yang dikenal banyak orang karena insiden yang cukup dramatis. Lucky Groom, berusia 31 tahun, menjadi terkenal tidak hanya karena kariernya tetapi juga karena perampokan besar sebesar $11 juta yang terjadi di rumahnya di San Francisco setahun yang lalu. Para perampok menyamar sebagai kurir pengiriman dan memaksa tetangga untuk mengosongkan dompet kripto.



Tapi sebenarnya, kisah pria ini jauh lebih menarik daripada sekadar perampokan. Sebelum insiden itu, Lachy Groom sudah berhasil membangun karier yang serius di industri teknologi. Dia adalah karyawan ke-30 di Stripe pada hari-hari awal perusahaan, kemudian menjadi investor sukses yang mendukung proyek seperti Figma, Notion, dan Ramp.

Pada tahun 2024, dia menjadi salah satu pendiri Physical Intelligence, perusahaan yang bergerak di bidang robotika AI. Baru-baru ini mereka menarik investasi sebesar $600 juta, dan sekarang perusahaan ini dinilai sebesar $5,6 miliar. Ini adalah hasil yang serius untuk startup yang relatif muda.

Ternyata, bahkan kejadian yang tidak menyenangkan seperti perampokan tidak menghalangi dia untuk terus membangun proyek-proyek serius. Menarik untuk melihat bagaimana orang bangkit kembali setelah situasi seperti itu dan terus meraih kesuksesan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan