Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Hasil Obligasi 10 Tahun Indonesia Sentuh Level Tertinggi Satu Tahun karena Kekhawatiran Fed, Masalah Fiskal
Hasil obligasi 10 tahun Indonesia melonjak ke 6,96%, tertinggi sejak April 2025, mencerminkan kenaikan pada obligasi AS Treasury karena meningkatnya kehati-hatian menjelang keputusan kebijakan Fed. Kenaikan ini menegaskan tekanan ganda: hasil global yang lebih tinggi menaikkan biaya pinjaman dan mendorong keluar modal, sementara tekanan fiskal domestik menambah beban. Laporan tentang berkurangnya buffer kas pemerintah dan meningkatnya kebutuhan pembiayaan telah memicu spekulasi tentang penerbitan yang lebih besar, mendorong investor menuntut imbal hasil yang lebih tinggi. Sementara itu, Bank Indonesia memiliki ruang terbatas untuk melakukan intervensi secara agresif karena memprioritaskan stabilitas rupiah terhadap dolar yang kuat, mengurangi minat asing terhadap utang lokal. Fokus kini beralih ke data inflasi April dan data perdagangan Maret. Inflasi menurun menjadi 3,48% pada Maret tetapi menghadapi risiko kenaikan dari minyak dan permintaan musiman. Surplus perdagangan yang lebih kecil di Februari, didorong oleh impor yang lebih kuat dan harga komoditas yang lebih lemah, menandakan melemahnya bantalan eksternal, memperkuat nada hati-hati di pasar obligasi.