Amerika Dorong Tujuan Mendalam dari "Pertukaran Mata Uang" dan Analisis Pergerakan Emas serta Cryptocurrency Masa Depan



Belakangan ini, Menteri Keuangan AS Janet Yellen secara diam-diam mendorong sebuah rencana penting "pertukaran mata uang", yang tersembunyi di balik berbagai strategi, dan juga akan berdampak mendalam pada pergerakan pasar emas dan cryptocurrency.

I. Logika Mendalam dari "Pertukaran Mata Uang" Amerika Serikat

1. Mengokohkan Dominasi Dolar

◦ Data sistem SWIFT bulan Maret menunjukkan bahwa proporsi pembayaran menggunakan dolar meningkat dari 49,2% di Februari menjadi 51,1%, sementara proporsi euro dan pound sterling menurun. Dalam situasi ketegangan di Timur Tengah, permintaan berbagai negara untuk membeli minyak dengan dolar meningkat tajam, dan AS memanfaatkan ini untuk memperkuat sistem "dolar minyak".

◦ Mendorong pertukaran mata uang dengan negara-negara seperti Uni Emirat Arab, membangun jaringan likuiditas baru yang berpusat pada dolar, sehingga dolar lebih dalam lagi terintegrasi dalam sistem keuangan negara terkait, memperkuat posisi mata uang cadangan.

2. Membangun "NATO Finansial"
Melalui pertukaran mata uang, memberikan jaminan kredit dan perlindungan finansial kepada sekutu, mengunci kesamaan tujuan strategis sekutu, mirip dengan "pasal kelima NATO" dalam ikatan finansial.

3. Mewujudkan "Dolar Lemah tapi Kuat"
Ketika lebih banyak negara mengikat diri secara mendalam dengan dolar, AS dapat secara bertahap melemahkan dolar (melonggarkan kebijakan moneter), sekaligus mempertahankan posisi kuatnya dalam sistem keuangan.

II. Analisis Pergerakan Emas Masa Depan

Sebagai aset perlindungan tradisional, belakangan ini harga emas tertekan akibat peningkatan proporsi pembayaran dolar dan ketergantungan pasar terhadap likuiditas dolar, menyebabkan permintaan safe haven menurun, dan harga emas dari lebih dari 5200 dolar per ons turun menjadi lebih dari 4600 dolar.

Dalam jangka pendek, jika rencana "pertukaran mata uang" AS terus didorong, penguatan dominasi dolar akan semakin kokoh, dan harga emas mungkin akan terus melemah. Namun, dari perspektif jangka menengah hingga panjang, ketidakpastian geopolitik global dan faktor inflasi tetap ada; jika tren depresiasi dolar semakin jelas, emas berpotensi mengalami rebound.

III. Analisis Pergerakan Cryptocurrency Masa Depan

Pergerakan cryptocurrency (seperti Bitcoin) sangat terkait dengan likuiditas dolar dan preferensi risiko pasar.

Jika AS melalui "pertukaran mata uang" mempertahankan posisi kuat dolar, cryptocurrency mungkin akan menghadapi tekanan; tetapi jika dolar memasuki siklus depresiasi, dan sifat safe haven serta nilai inovasi keuangan dari cryptocurrency semakin diakui, maka ada potensi kenaikan. Namun, pasar cryptocurrency sangat volatil, dan faktor regulasi serta lainnya juga akan mempengaruhi pergerakannya secara kunci, sehingga perlu waspada terhadap risiko.
BTC-1,77%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
LittleGodOfWealthPlutus
· 4jam yang lalu
Selamat Tahun Kuda, Semoga Beruntung dan Semoga Kaya
Lihat AsliBalas1
Lihat Lebih Banyak
  • Sematkan