Gua baru aja perhatiin sesuatu yang cukup menarik soal gimana crypto market bergerak saat pasar tradisional tutup. Jadi waktu ketegangan geopolitik antara AS, Israel, sama Iran meningkat, trader pada berlomba ke platform crypto untuk cari perlindungan 24 jam nonstop. Yang unik adalah Bitcoin malah jadi aset paling likuid di saat-saat seperti ini.



Tempo itu harga Bitcoin sempat turun 3,8% ke level $63.038, terus stabil di sekitar $64.000, sementara ETH turun 4,5% ke $1.836. Tapi yang lebih seru adalah pergerakan di Hyperliquid—kontrak minyak naik sekitar 6,2% ke $70,6 per barel, emas melonjak lebih dari 5% ke $5.464 per ons, perak bahkan tembus 8% ke $97,5. Volume trading perak dalam 24 jam itu udah tembus $400 juta, sementara emas nyentuh $140 juta. Pasar indeks saham AS di platform turun 1-2%, menunjukkan risk-off yang jelas.

Total market cap aset digital hilang sekitar $128 miliar setelah konflik meletus. Tapi di sini yang paling penting adalah insight dari Jake Ostrovskis, Kepala OTC Wintermute, yang bilang karena Bitcoin diperdagangkan 24/7, dia jadi aset paling likuid buat trader deliver macro views pas pasar lain tutup. Ini beda banget sama altcoin atau bahkan Dogecoin yang gerakannya lebih tergantung sentiment pasar reguler.

#WCTCTradingKingPK
BTC-0,94%
ETH-1,17%
DOGE1,81%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan