Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini saya memperhatikan fenomena yang cukup menarik. Dolar Australia terhadap Dolar AS dan Euro terhadap Dolar AS dalam beberapa hari terakhir keduanya mengalami kenaikan yang tidak kecil, Dolar Australia sempat mencapai sekitar 0.7148, Euro juga berfluktuasi di atas 1.18. Sekilas terlihat sebagai tanda meningkatnya sentimen risiko, padahal sebenarnya ini adalah ekspektasi terhadap dimulainya kembali negosiasi antara AS dan Iran yang sedang berkembang.
Kejadiannya seperti ini. Baru-baru ini, waktu Amerika Serikat bagian timur, Trump menyatakan bahwa mungkin dalam dua hari ke depan akan ada putaran negosiasi baru dengan Iran. Begitu berita ini keluar, preferensi risiko pasar langsung meningkat. Harga minyak mentah turun secara signifikan, dan sentimen safe haven pun berkurang. Hal ini langsung menekan daya tarik dolar AS, malah membuat aset risiko seperti Dolar Australia terhadap Dolar AS mulai rebound.
Dari segi fundamental, inflasi di Australia masih cukup keras kepala, pasar saat ini memperkirakan bahwa Bank Sentral Australia kemungkinan besar akan melakukan kenaikan suku bunga ketiga pada bulan Mei, dengan peluang mendekati tujuh puluh persen. Strategi dari Westpac Banking Corporation cukup optimistis bahwa Dolar Australia terhadap Dolar AS di paruh kedua tahun ini bisa mencapai 0.75, dengan logika bahwa setelah situasi Timur Tengah mereda, keunggulan hasil imbal hasil Australia akan semakin menonjol.
Pendapat tentang Euro cukup beragam. BNP Paribas cukup optimistis, berpendapat bahwa jika situasi Iran benar-benar menurun, dan Selat Hormuz dibuka kembali, Euro terhadap Dolar bahkan berpeluang naik ke 1.20. Mereka memperkirakan ECB akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni dan September. Tapi, ING Group lebih berhati-hati, merasa bahwa kenaikan Euro dalam jangka pendek mungkin terbatas, kecuali ada terobosan nyata dalam negosiasi AS-Iran, sulit bagi Euro terhadap Dolar untuk menembus 1.18 lebih jauh.
Namun, ada satu suara yang layak didengarkan. Strategi forex dari Mitsubishi UFJ Financial Group, Lee Hardman, mengingatkan bahwa pasar saat ini tampaknya terlalu optimistis, menganggap masa terburuk sudah berlalu. Tapi dia berpendapat bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa daya tarik safe haven dolar sudah hilang. Risiko guncangan harga energi mungkin belum dihargai sepenuhnya, dan guncangan semacam ini akhirnya bisa menekan ekonomi global. Jadi, potensi kenaikan Dolar Australia terhadap Dolar AS masih perlu terus memperhatikan perkembangan negosiasi untuk menilai.