Belakangan ini saya memperhatikan bahwa Google DeepMind telah mengembangkan sesuatu yang cukup menarik, disebut SIMA 2. Singkatnya, ini adalah sistem AI yang dapat belajar sendiri dan bermain game di lingkungan virtual, dan kemajuan kali ini memang agak berbeda.



Dibandingkan generasi sebelumnya, tingkat penyelesaian tugas SIMA 2 langsung melonjak dari 31% menjadi 65%, peningkatan yang cukup signifikan. Yang lebih penting lagi, sekarang ia mampu memahami tujuan tingkat tinggi yang lebih kompleks, artinya tidak perlu memberi instruksi yang sangat detail, ia bisa memahami sendiri apa yang Anda inginkan agar dilakukan. Dalam permainan, ia bahkan bisa bekerja sama dengan karakter virtual, dan bahkan mampu mentransfer apa yang dipelajari di satu lingkungan ke lingkungan lain untuk digunakan.

Dari segi teknologi, SIMA 2 didukung oleh Gemini, yang mendukung input teks, suara, dan gambar, yang berarti cara berinteraksi menjadi lebih fleksibel. Menariknya, ia juga bisa menghasilkan tugas secara mandiri untuk melakukan pembelajaran iteratif, metode pembelajaran yang didorong sendiri ini masih merupakan ide yang relatif baru di bidang AI.

Namun, makalah tersebut juga jujur mengakui keterbatasannya. SIMA masih mengalami kesulitan saat menangani tugas kompleks yang membutuhkan banyak langkah, dan juga menghadapi tantangan dalam pemahaman visual di lingkungan tiga dimensi. Semua ini adalah hal yang perlu ditembus di masa depan. Secara keseluruhan, iterasi SIMA 2 ini merupakan langkah maju menuju AI umum, meskipun masih banyak tantangan yang harus diatasi, arah yang diambil sudah benar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan