Tidak bisa tahan di spot, kontrak juga mudah meledak, jujur saja bukan karena kamu tidak mampu, tapi karena posisi terlalu besar. Satu kalimat saya: pertama-tama sisakan posisi yang bisa bertahan hidup, sisanya baru bicara soal untung atau rugi. Di pasar spot anggap saja uang lambat, jangan langsung ikut naik saat harga naik dan langsung jual saat harga turun; di kontrak jangan anggap stop loss sebagai hiasan, sebelum membuka posisi pikirkan dulu “kerugian terburuk” berapa, jika bisa terima baru lakukan.



Tadi malam di chain saya melihat sebuah transaksi dari 0x7c…e1 yang dipindahkan ke kontrak yang baru diupgrade, lima menit kemudian kembali lagi ke jalur semula, seperti sedang menguji izin/rollback… Saat seperti ini saya lebih suka melihat dari posisi kecil, daripada harus menanggung penuh posisi.

Belakangan ini semua orang kembali mengaitkan aliran dana ETF, preferensi risiko pasar saham AS, dan kenaikan serta penurunan di dunia koin, terdengar cukup ramai, tapi saat emosi memuncak paling gampang menambah leverage. Bagaimanapun aturan saya cuma satu: posisi yang membuatmu bisa tidur nyenyak, baru layak untuk bertahan sampai pagi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan