Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Proyeksi Harga Emas dan Perak Pekan Depan Masih Berpotensi Menguat, Tapi Terbatas
Harga emas dan perak melanjutkan penguatan pada pekan lalu, tetapi kenaikan ini dinilai belum mencerminkan perubahan tren di tengah ketidakpastian geopolitik global yang masih tinggi.
Berdasarkan data Trading Economics, pada akhir perdagangan Jumat (17/4/2026), harga emas di pasar spot ditutup di level US$ 4.833 per ons troi, naik 1,72% dibandingkan pekan sebelumnya.
Sementara itu, harga perak secara mingguan menguat lebih tinggi, yakni 6,71% menjadi US$ 80,75 per ons troi.
Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong menilai, penguatan dua logam mulia tersebut masih bersifat terbatas.
“Selama belum ada kepastian dari konflik geopolitik, kenaikan harga emas dan perak akan cenderung terbatas,” ujar Lukman kepada Kontan, Jumat (17/4/2026).
Namun, di saat yang sama, dolar Amerika Serikat (AS) mulai melemah yang mencerminkan adanya ekspektasi investor terhadap tercapainya perdamaian dalam waktu lebih cepat dari perkiraan.
Menurutnya, baik emas maupun perak masih menarik untuk dikoleksi. Namun, karakter keduanya berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan profil risiko investor.
“Emas lebih berperan sebagai safe haven, sedangkan perak memiliki karakter lebih spekulatif karena juga didukung permintaan industri, terutama dari sektor energi terbarukan,” jelasnya.
Lukman menambahkan, kenaikan harga emas selama ini turut ditopang oleh permintaan dari bank sentral dan investor global yang mulai mengurangi ketergantungan terhadap mata uang fiat, khususnya dolar AS.
Dari sisi strategi, ia menyarankan investor untuk membagi alokasi investasi emas ke dalam beberapa horizon waktu, yakni jangka pendek, menengah, dan panjang.
Untuk jangka pendek, investor disarankan masuk saat terjadi koreksi yang cukup dalam, misalnya sekitar US$ 100 dengan target keuntungan di kisaran US$ 100– US$ 200.
Sementara untuk jangka menengah, strategi serupa dapat diterapkan dengan menunggu koreksi yang lebih besar serta target kenaikan yang lebih tinggi.
Adapun untuk jangka panjang, investor dapat melakukan pembelian secara bertahap menggunakan metode dollar cost averaging, baik saat harga naik maupun terkoreksi.
Ke depan, Lukman memperkirakan pada kuartal II-2026 harga emas akan bergerak di kisaran US$ 4.500 hingga US$ 5.000 per ons troi, sementara perak berada di rentang US$ 80 hingga US$ 100 per ons troi, seiring konflik geopolitik yang masih berlangsung.
Namun, apabila terjadi deeskalasi konflik, harga emas berpotensi naik ke kisaran US$ 5.100 hingga US$ 5.500 per ons troi dan perak ke level US$ 100 hingga US$ 120 per ons troi.
Bahkan, hingga akhir tahun, Lukman memproyeksikan harga emas dapat mencapai US$ 6.000 hingga US$ 6.200 per ons troi, sedangkan perak berpotensi naik ke kisaran US$ 140 hingga US$ 160 per ons troi.
$XAUUSD
#AIInfraShiftstoApplications
#AnthropicvsOpenAIHeatsUp
#USStocksHitRecordHighs