Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
【Btc cerita】Dua potong pizza termahal dalam sejarah
Bro, hari ini cerita yang bikin seluruh komunitas kripto deg-degan.
Tahun 2010, ada seorang programmer bernama Laszlo, salah satu pengembang inti Bitcoin awal. Suatu hari dia lapar, tapi dia nggak mau pesan makanan biasa—dia mau sesuatu yang besar.
Dia posting di forum Bitcoin:
"Siapa yang bisa kirimkan saya dua potong pizza? Yang besar, saya bayar 10k Bitcoin."
Perhatikan, satu juta. 1.000.000. Empat nol.
Postingan itu dipasang selama empat hari, nggak ada yang merespons. Wajar saja, saat itu Bitcoin cuma mainan para geek, 10k BTC mungkin belum seharga sarapanmu.
Hingga tanggal 22 Mei, seorang pria dari Inggris nggak tahan lagi, dia bantu pesankan dua potong pizza dari Papa John’s secara jarak jauh, bayar 25 dolar.
Laszlo menerima pizza itu, senang banget, foto bareng, lalu posting di forum, bilang: "Rasanya lumayan."
25 dolar. Dua potong pizza. 10k BTC. Transaksi selesai.
Sekarang buka aplikasi harga kamu, lihat berapa nilai BTC, lalu kalikan dengan 10k.
Sudah dihitung?
Iya, itu adalah pizza termahal yang pernah kamu lihat seumur hidup.
Lebih gila lagi—orang ini nggak cuma beli sekali. Beberapa bulan kemudian dia lagi-lagi menghabiskan sekitar seratus ribu BTC untuk beli berbagai barang. Seratus ribu.
Kemudian ada wartawan tanya: Bro, kamu menyesal nggak?
Laszlo menjawab dengan kalimat yang keren: "Nggak menyesal, kalau nggak ada orang yang pakai BTC buat beli barang, mungkin Bitcoin cuma mainan saja."
Singkatnya, dia dengan dua potong pizza membuktikan bahwa Bitcoin bisa dipakai sebagai uang. Tanpa dia, mungkin cerita ini nggak akan pernah ada.
Makanya setiap tahun 22 Mei, komunitas kripto merayakan "Hari Pizza", mengenang orang yang membuka era baru dengan makan malam termahal dalam sejarah.
Tentu saja, kalau kamu tanya apa pelajaran dari cerita ini?
Jangan ambil keputusan saat lagi lapar!