Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ripple Ungkap Prediksi Stablecoin Sebesar US$33 Triliun di XRP Tokyo 2026
Volume stablecoin onchain akan mencapai US$33 triliun pada 2026. Itulah angka utama yang tercantum pada selebaran Ripple di XRP Tokyo 2026.
Konferensi utama XRPL akan berlangsung pada 7 April di Jepang. Pesan untuk perusahaan fintech sangat jelas: stablecoin sekarang sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi pilihan.
Pitch Stablecoin untuk Fintech
Selebaran ini menjelaskan penawaran nilai dari Ripple. Disebutkan: “Dengan volume onchain yang diperkirakan melewati US$33 triliun tahun ini, stablecoin sudah menjadi standar baru untuk likuiditas global. Fintech modern tidak lagi mempertanyakan apakah mereka harus mengadopsi stablecoin, melainkan seberapa cepat mereka dapat mengintegrasikannya agar tetap unggul.”
Selain itu, perusahaan ini menyebut dirinya sebagai “mitra terpercaya untuk menjembatani keuangan tradisional dengan digital.” Ripple memiliki lebih dari 75 lisensi di seluruh dunia, sehingga mereka menawarkan apa yang disebutnya “pengaturan stablecoin yang kuat dan sesuai regulasi.”
Fakta Menarik: Angka US$33 triliun akan membuat volume stablecoin lebih besar daripada gabungan PDB AS dan Cina!
Mengapa Ripple dan XRP Penting di Jepang
Jepang sudah lama menjadi salah satu pasar yang paling ramah terhadap aset kripto di dunia. Negara ini menerapkan regulasi yang jelas lebih dulu, serta terus menjadi pemimpin dalam adopsi. Bagi Ripple, Jepang adalah wilayah strategis utama.
SBI Holdings, salah satu grup finansial terbesar di Jepang, telah bekerja sama dengan Ripple sejak 2016. Bersama, mereka membentuk SBI Ripple Asia untuk mendorong adopsi blockchain di kawasan tersebut. Kemitraan ini memberi Ripple akses langsung ke bank dan lembaga keuangan Jepang.
Selain itu, regulator Jepang mengambil pendekatan progresif terhadap aset digital. Hal ini menciptakan lingkungan kondusif untuk RLUSD maupun produk-produk Ripple lainnya.
Oleh sebab itu, Jepang menjadi tempat pengujian untuk adopsi kripto institusional dan memberikan wawasan berharga bagi integrasi solusi blockchain ke infrastruktur keuangan tradisional secara besar-besaran.
XRP Tokyo 2026
XRPL Japan menyelenggarakan XRP Tokyo 2026 dengan Ripple sebagai sponsor utama. Acara ini berfokus pada peran XRP yang semakin besar dalam adopsi institusional, tokenisasi RWA, dan DeFi.
Kehadiran perusahaan dalam acara tersebut juga menegaskan dorongan Ripple untuk memperkuat kehadiran di Asia. Dengan lebih dari 75 lisensi global dan jalur jelas untuk RLUSD, Ripple terus memperluas kemitraan fintech di kawasan ini.
#news