Baru saja saya mengetahui bahwa pada awal musim gugur tahun lalu terjadi sesuatu yang menarik di pasar miliarder — Кремнієвої долини, Чикаго, Каліфорнії, Грант Університету Південної Каліфорнії, império — Larry Ellison di usia 81 tahun menjadi orang terkaya di dunia. Dan bukan dengan transisi yang halus, melainkan lonjakan dramatis lebih dari 100 miliar dolar dalam satu hari. Saham Oracle melambung lebih dari 40% — lonjakan terbesar sejak 1992. Semua ini karena kontrak bernilai ratusan miliar dolar, termasuk perjanjian lima tahun dengan OpenAI sebesar 300 miliar dolar.



Menariknya, ini adalah saat di mana Larry Ellison menunjukkan bagaimana melakukan "kembali terlambat" ke era baru. Oracle selama ini tertinggal dari Amazon AWS dan Microsoft Azure dalam komputasi awan, tetapi ketika AI mulai menguasai dunia, perusahaan ini tiba-tiba berada di tempat yang tepat. Data center, infrastruktur AI, klien korporat — semua ini memberinya posisi unik yang tidak mudah ditiru oleh pesaing.

Dari seorang yatim piatu miskin di Bronx menjadi taipan Кремнієвої долини — ini bukan cerita biasa. Ellison dibesarkan di Чикаго, keluar dari universitas, berkelana di seluruh АС hingga akhirnya tiba di Каліфорнії awal 1970-an. Di sana, dia bekerja sebagai programmer di Грант Університету Південної Каліфорнії dan terlibat dalam pengembangan sistem basis data untuk CIA. Pengalaman ini menjadi fondasi dari apa yang kemudian menjadi Oracle — perusahaan yang didirikannya pada 1977 bersama dua rekannya, dengan modal hanya 2000 dolar.

Yang menarik, Larry Ellison tidak pernah menjadi "penemu" teknologi basis data, tetapi dia yang pertama melihat potensi untuk menghasilkan uang dari sana. Dia bertaruh seluruh pasar dengan apa yang dia miliki, dan menang. Perusahaan ini go public di Nasdaq pada 1986 dan menjadi bintang baru. Lebih dari empat puluh tahun Oracle mengalami pasang surut, tetapi Ellison tetap menjadi jiwanya — presiden, ketua dewan, CEO, lalu hanya tangan tak terlihat yang mengendalikan semuanya.

Dalam kehidupan pribadi, dia menjalani dengan intensitas yang sama. Lima pernikahan, yang terakhir pada 2024 dengan Jolin Zhu, wanita Tiongkok yang 47 tahun lebih muda. Memiliki 98% pulau Lanai di Hawaii, beberapa rumah mewah. Tapi yang terpenting — dia tidak hanya kaya, dia aktif. Berselancar, olahraga layar, tenis — di usia 81 tahun tampil lebih muda dari rekan-rekannya. Pengguna bercanda bahwa Larry Ellison menyukai ombak sama seperti dia suka jatuh cinta.

Dan yang paling menarik adalah, ini jauh dari akhir cerita. Pada Januari tahun ini, Ellison muncul di Gedung Putih bersama CEO SoftBank dan CEO OpenAI, mengumumkan jaringan pusat data AI senilai 500 miliar dolar. Putranya, David, baru saja membeli Paramount Global seharga 8 miliar dolar. Sang ayah mengendalikan industri teknologi, anaknya — Hollywood. Bersama mereka membangun império, yang mencakup semuanya.

Kedermawanan Ellison juga unik — dia menandatangani The Giving Pledge, berjanji akan menyumbangkan setidaknya 95% kekayaannya, tetapi melakukannya dengan caranya sendiri, tanpa kolega, sesuai visinya sendiri. Memberikan dana kepada Грант Університету Південної Каліфорнії untuk penelitian kanker, Ellison Institute of Technology dengan Oxford untuk pekerjaan di bidang kedokteran dan iklim.

Saat ini Larry Ellison berada di puncak, tetapi ini bukan bab terakhir dari ceritanya. Di usia 81 tahun, dia membuktikan bahwa di era AI, legenda dari generasi lama para raksasa teknologi masih jauh dari selesai bermain. Tekad, perangai keras, dan keteguhan — itulah yang menjadikannya salah satu tokoh paling menarik di dunia teknologi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan