Elon Musk menyatakan: komputasi kuantum di masa depan mungkin memiliki kemampuan untuk memulihkan kata sandi dompet terenkripsi yang hilang.



Kata Musk ini setengah bercanda, setengah peringatan. Kesimpulannya: secara teori sangat memungkinkan, tetapi dalam jangka pendek (5-10 tahun) belum bisa dilakukan, dan dalam jangka panjang (10-20 tahun) menjadi ancaman besar.

1. Mengapa dikatakan “mungkin”? (Prinsip teknologi)

Keamanan dompet terenkripsi (seperti Bitcoin) bergantung pada enkripsi kurva elips (ECDSA), yaitu private key → public key → alamat.

- Komputer tradisional: membalikkan public key ke private key membutuhkan waktu miliaran tahun.
- Komputer kuantum (Algoritma Shor): dapat menggunakan jalan pintas matematis, menghitung private key dari public key dalam beberapa menit.
- Maksud Musk: di masa depan, kekuatan komputasi kuantum yang cukup kuat dapat secara paksa menemukan kembali private key/password yang hilang, membuka “dompet tidur”.

2. Apakah sekarang bisa dilakukan? (Tingkat kenyataan)

Tidak bisa, jauh dari cukup.

1. Kesenjangan kekuatan komputasi: memecahkan membutuhkan jutaan qubit berkualitas tinggi dan toleran kesalahan, mesin paling canggih saat ini hanya beberapa ratus qubit, tertinggal 5-6 tingkat magnitudo.
2. Jendela waktu: bahkan jika kekuatan komputasi cukup, harus menyelesaikan pemecahan dalam waktu 10 menit (waktu blok Bitcoin), jika tidak, tidak valid.
3. Biaya sangat tinggi: membuat mesin yang mampu memecahkan, biayanya bisa mencapai ratusan miliar, jauh lebih tinggi dari keuntungan mencuri koin.

3. Dampak utama terhadap pasar (harus diperhatikan)

1. “Aset tidur” bangkit kembali
Sekitar 4-5 juta Bitcoin (25% dari total) hilang selamanya karena private key hilang. Setelah teknologi kuantum matang, aset ini mungkin bisa ditemukan kembali, tekanan jual jangka pendek besar, harga akan tertekan.
2. Sistem enkripsi yang ada runtuh
Tidak hanya dompet, semua password di bank, internet, dan blockchain akan menjadi tidak berlaku. Ini adalah “serangan dimensi penurunan” dunia digital.
3. Industri mempercepat upgrade “anti-kuantum”
Google telah menetapkan tahun 2029 sebagai batas akhir migrasi ke algoritma pasca-kuantum.
- Jangka pendek: menggunakan alamat baru SegWit/Taproot, tidak menampilkan public key.
- Jangka panjang: blockchain harus upgrade ke algoritma anti-kuantum (seperti standar NIST), jika tidak akan digantikan.

4. Saran pribadi (langkah perlindungan)

1. Jangan gunakan alamat lama: berhenti memakai alamat P2PK awal, beralih ke alamat SegWit atau Taproot.
2. Jangan gunakan alamat yang sama berulang kali: setiap kali menerima pembayaran, ganti alamat, kurangi risiko eksposur public key.
3. Simpan aset dalam cold storage besar: simpan di dompet offline, tidak terhubung internet, bahkan hacker kuantum pun tidak bisa mengakses.
4. Perhatikan upgrade: pegang koin utama yang aktif mendorong teknologi anti-kuantum (seperti ETH yang sudah dalam perencanaan).

Ringkasan: Elon Musk mengingatkan bahwa akhir dari kriptografi bukanlah akhir, era kuantum sudah di depan mata. Sekarang, melakukan isolasi aset dan optimisasi alamat adalah langkah perlindungan untuk masa depan.
ETH3,16%
BTC2,15%
XAUT2,91%
Lihat Asli
post-image
post-image
旺财
旺财旺财
MC:$0.1Holder:0
0.00%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan