Jika Anda pernah mendengar tentang perdagangan berjangka, maka Anda tahu bahwa ini bukan untuk yang lemah hati. Ini adalah instrumen yang kompleks, tetapi mari kita pelajari bagaimana sebenarnya cara kerjanya.



Pada tingkat paling dasar, berjangka adalah kesepakatan untuk membeli atau menjual sesuatu di masa depan dengan harga yang Anda tetapkan hari ini. Terdengar sederhana, tetapi di balik itu ada banyak hal. Anda dapat memperdagangkan berjangka untuk kopi, minyak, saham tertentu, indeks seperti S&P 500, atau bahkan kripto. Setiap kontrak distandarisasi — di dalamnya ditentukan jumlah barang, tanggal pengiriman, satuan pengukuran, dan mata uangnya. Tidak ada ruang untuk kesepakatan lisan.

Dari mana ide ini berasal? Sebuah maskapai penerbangan ingin tahu berapa banyak yang akan mereka bayar untuk bahan bakar dalam tiga bulan. Mereka tidak ingin menjadi tawanan pasar. Oleh karena itu, mereka membeli kontrak berjangka — menyepakati membeli, misalnya, satu juta galon dengan harga tiga dolar per galon dalam 90 hari. Di sisi lain, pemasok bahan bakar juga menginginkan kestabilan, jadi dia menjual kontrak tersebut. Keduanya terlindungi dari fluktuasi harga yang tiba-tiba. Ini disebut hedging, dan ini adalah alasan utama keberadaan pasar berjangka.

Namun tidak semua orang di sana ingin menerima pengiriman barang. Banyak yang hanya bertaruh pada pergerakan harga. Jika harga bahan bakar naik, kontrak menjadi lebih mahal, dan spekulan menjualnya dengan harga lebih tinggi. Ini menciptakan likuiditas di pasar — orang terus membeli dan menjual, dan pasar tetap hidup.

Hal yang sama berlaku untuk saham. Seseorang bisa membeli kontrak panjang pada S&P 500 jika yakin akan kenaikan, atau menjual kontrak pendek jika mengharapkan penurunan. Ini memberikan fleksibilitas yang tidak dimiliki saat membeli saham biasa.

Sekarang tentang apa yang membuat perdagangan berjangka begitu menarik dan sekaligus berbahaya — itu adalah leverage. Broker memungkinkan Anda mengendalikan posisi besar dengan menginvestasikan relatif sedikit uang. Di pasar saham, Anda bisa mendapatkan leverage 2:1. Di pasar berjangka, ini bisa mencapai 10:1 atau bahkan 20:1. Terdengar hebat, selama pasar bergerak ke arah Anda. Tetapi jika bergerak melawan Anda sebesar 5%, dengan leverage 10:1, Anda kehilangan 50% dari uang Anda. CFTC secara langsung memperingatkan bahwa perdagangan berjangka adalah rumit, volatil, dan tidak untuk investor biasa.

Bagaimana memulai? Buka akun di broker. Mereka akan menanyakan pengalaman, pendapatan, dan modal bersih Anda. Ini diperlukan agar broker memahami berapa risiko yang bisa Anda ambil. Komisi bervariasi tergantung broker — satu menyediakan analisis, yang lain hanya kutipan harga. Sebelum menginvestasikan uang nyata, gunakan akun demo. Latihan dengan uang virtual, pelajari bagaimana pergerakan pasar, leverage, dan biaya. Bahkan profesional melakukan ini sebelum menguji strategi baru.

Perdagangan berjangka adalah alat yang kuat, tetapi memerlukan disiplin dan pemahaman. Jika Anda siap belajar dan mengendalikan risiko, ini bisa menjadi bagian menarik dari portofolio Anda. Jika tidak — mungkin lebih baik mempertimbangkan opsi yang lebih tradisional terlebih dahulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan