Cara Sederhana Membuat Anggaran Saat Kamu Membenci Penganggaran

Jika hanya memikirkan spreadsheet dan perencanaan keuangan membuat Anda ingin lari ke arah yang berlawanan, Anda tidak sendirian. Banyak orang berjuang dengan penganggaran karena terasa membatasi dan membosankan. Tapi ini kabar baiknya: Anda tidak perlu terobsesi dengan pelacakan keuangan untuk mengendalikan uang Anda. Apakah Anda memiliki tipe kepribadian yang spontan atau hanya merasa sistem anggaran tradisional membingungkan, ada cara yang lebih cerdas untuk mengelola keuangan Anda yang tidak memerlukan pengelolaan setiap pengeluaran secara rinci.

Mulailah Dengan Mengapa Anda, Bukan Angka Anda

Sebelum Anda bahkan memikirkan persentase atau kategori pengeluaran, pastikan Anda jelas tentang apa yang sebenarnya Anda inginkan dari uang Anda. Ini adalah kunci untuk tetap termotivasi ketika Anda membenci penganggaran. Alih-alih melihat perencanaan keuangan sebagai batasan, ubah perspektif Anda menjadi jalan untuk mencapai hal-hal yang benar-benar Anda pedulikan—apakah itu bepergian ke luar negeri, membangun jaring pengaman finansial, atau menghilangkan utang.

Setelah Anda mengidentifikasi tujuan ini, terjemahkan menjadi target yang konkret. Jika liburan impian biaya $3.000, hitung mundur untuk menentukan bahwa Anda perlu menabung $250 per bulan selama setahun. Pendekatan yang berorientasi pada tujuan ini mengubah penganggaran dari tugas menjadi strategi yang didorong oleh tujuan. Orang-orang yang membenci pendekatan tradisional sering kali menemukan kesuksesan ketika mereka fokus pada hasil daripada ritual pelacakan harian.

Otomatisasi Tabungan Anda dan Mundur Sejenak

Cara tercepat untuk berhenti dari anggaran apa pun adalah dengan mengkategorikan setiap pembelian kopi dan perjalanan belanja. Sebaliknya, gunakan otomatisasi untuk melakukan pekerjaan berat. Atur transfer otomatis dari rekening giro Anda ke tabungan segera setelah hari gajian—idealnya 10% hingga 20% dari penghasilan bruto Anda. Dengan cara ini, Anda secara konsisten membangun kekayaan tanpa terobsesi dengan kategori pengeluaran.

Strategi ini berhasil karena menghilangkan emosi dan pengambilan keputusan dari persamaan. Uang Anda masuk ke tabungan terlebih dahulu, dan Anda hidup dari apa yang tersisa. Kekurangan dari metode ini adalah Anda mungkin tidak selalu melihat ke mana pengeluaran diskresioner pergi, dan Anda bisa secara tidak sengaja mengeluarkan lebih banyak di area tertentu. Jika Anda hidup dari gaji ke gaji, melengkapi metode ini dengan pelacakan pengeluaran sementara dapat membantu mengidentifikasi di mana untuk mengurangi pengeluaran dengan lebih efektif.

Cobalah Aturan 50/30/20 untuk Kesederhanaan

Jika Anda telah mencoba membuat anggaran menggunakan sistem yang rumit dan gagal, formula 50/30/20 menawarkan alternatif yang menyegarkan dan sederhana. Berikut adalah rinciannya:

  • 50% dari pendapatan untuk kebutuhan dasar (sewa, utilitas, belanja kebutuhan pokok, asuransi)
  • 30% untuk pengeluaran diskresioner (makan di luar, hiburan, hobi)
  • 20% untuk tabungan dan pengurangan utang

Kerangka kerja ini memberikan struktur tanpa pengelolaan yang berlebihan. Selama Anda kira-kira mematuhi persentase ini, Anda ada di jalur yang benar. Tidak perlu melacak setiap transaksi atau memberi kode warna pada kategori. Ini cukup langsung sehingga orang yang menolak penganggaran dapat benar-benar menjalankannya.

Sisipkan Uang Pengeluaran “Tanpa Rasa Bersalah”

Salah satu alasan penganggaran gagal bagi banyak orang adalah perasaan tertekan yang melelahkan. Jika rencana keuangan Anda tidak memiliki ruang untuk kesenangan, Anda akan meninggalkannya pada saat pertama Anda ingin memanjakan diri. Atasi ini dengan sengaja mengalokasikan uang untuk pengeluaran kecil—apakah itu memesan dari restoran favorit Anda, berbelanja untuk sesuatu yang Anda inginkan, atau membeli tiket konser.

Mengetahui bahwa Anda memiliki dana diskresioner yang didedikasikan menghilangkan rasa bersalah saat Anda membelanjakan untuk diri sendiri. Perubahan psikologis ini membuatnya jauh lebih mudah untuk mempertahankan disiplin di area lain dan tetap berpegang pada tujuan keuangan yang lebih besar. Kuncinya adalah merencanakannya daripada menganggapnya sebagai kegagalan anggaran.

Buat Kehidupan Keuangan Anda Menjadi Menyenangkan

Intinya: Anda tidak perlu sistem yang rumit untuk membuat anggaran ketika Anda membenci penganggaran. Dengan memprioritaskan apa yang penting bagi Anda, mengotomatisasi tabungan Anda, menggunakan metode alokasi yang sederhana, dan memberi diri Anda izin untuk menikmati uang, Anda menciptakan pendekatan yang berkelanjutan untuk manajemen keuangan. Ini bukan tentang kesempurnaan—ini tentang membangun sistem yang benar-benar sesuai dengan kepribadian dan gaya hidup Anda sehingga Anda akan tetap menjalaninya cukup lama untuk mencapai tujuan keuangan Anda.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan