Mengapa Gen Z & Milenial Mendapatkan Kerugian Finansial (Dan Ini Bukan Kesalahan Mereka)

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Inilah kebenaran yang menyakitkan: 45% Gen Z dan 50% milenial tidak mendapatkan pendidikan keuangan formal hingga mereka sudah dewasa. Saat itu? Kerusakannya sudah terjadi.

Mereka Belajar Uang dengan Cara yang Sulit

Sebagian besar orang mulai mengelola uang mereka sendiri antara usia 18-24, tetapi hampir setengah dari Gen Z dan milenial tidak mendapatkan panduan apapun pada momen krusial itu. Pinjaman pelajar, kartu kredit, sewa apartemen pertama — semua keputusan diambil tanpa arah. Tidak heran hanya 37% dari Gen Z yang menjawab pertanyaan literasi keuangan dasar dengan benar dalam indeks 2024.

Inilah yang menarik: 95% siswa sekolah menengah yang mengambil pendidikan keuangan merasa itu bermanfaat. Namun hanya 7% Gen Z dan 9% milenial yang benar-benar memiliki kesempatan itu di sekolah.

Uang Bicara Hanya Mengeluarkan Stres

35% dari Gen Z hanya membicarakan uang ketika segala sesuatunya sudah salah. Itu reaktif, bukan proaktif. Tidak heran orang merasa stres — tidak ada yang mengajarkan mereka strategi, hanya melihat mereka panik.

Eksperimen Orang Tua Sebagai Pengajar Gagal

67% Gen Z dan 52% milenial belajar dari orang tua mereka. Terlihat baik sampai Anda menyadari bahwa banyak orang tua tidak pernah belajar kebiasaan keuangan yang baik sendiri. Ini hanya meneruskan kesalahan yang sama ke generasi berikutnya.

Cek Realitas: Ekonomi Berubah, Pendidikan Tidak

33% dari milenial merasa kondisi keuangan mereka lebih buruk dibandingkan dengan orang tua mereka. Pendidikan keuangan saat ini masih mengajarkan seolah-olah tahun 1995 — dasar-dasar penganggaran, bunga majemuk, bla bla. Namun tidak membahas:

  • $30k rata-rata utang pelajar
  • Sewa memakan 40-50% dari pendapatan
  • Ketidakpastian ekonomi gig
  • Inflasi yang tidak dapat diimbangi oleh gaji

Playbook tidak lagi cocok dengan permainan.

Kecemasan Itu Nyata (dan Itu Menghancurkan)

59% Gen Z dan 51% milenial merasa stres atau cemas secara finansial. Bandingkan itu dengan hanya 29% baby boomer. Itu bukan kemalasan — itu adalah suatu sistem yang dirancang melawan mereka, tanpa ada yang mengajarkan mereka bagaimana melawan.

Pendidikan keuangan seharusnya tentang memberdayakan, bukan hanya mengetahui cara membuat anggaran. Generasi ini membutuhkan alat untuk benar-benar menavigasi kekacauan, bukan hanya merasa bersalah tentangnya.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan