Bitcoin (BTC) Harga Setelah FOMC: Penurunan 1,80%, Pola yang Sama Terulang?

image

Harga Bitcoin (BTC) turun lagi setelah keputusan terbaru dari Federal Open Market Committee (FOMC), turun sekitar 1,80% dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini menunjukkan pola yang sama seperti siklus sebelumnya, di mana pasar kripto mengoreksi setelah keputusan suku bunga diumumkan.

Pola Berulang: Bitcoin Selalu Turun Setelah Pertemuan FOMC

Melalui sebuah postingan di akun X-nya, seorang trader mengatakan bahwa harga Bitcoin (BTC) secara historis selalu menurun setelah pertemuan FOMC. Dalam grafik yang dia bagikan, kita dapat melihat pola penurunan harga Bitcoin setelah setiap pertemuan FOMC, dengan koreksi masing-masing sebesar 10%, 6%, dan 8% pada tiga periode sebelumnya. Dia juga menyoroti potensi untuk "dump" setelah FOMC lainnya, memperkuat pandangannya bahwa pasar cenderung bereaksi negatif terhadap keputusan kebijakan moneter Fed.

Efek "Beli Rumor, Jual Berita" Setelah Pemotongan Suku Bunga

Di bawah kepemimpinan Jerome Powell, The Fed menurunkan suku bunga ke kisaran 3,75% hingga 4%, level terendah sejak 2022 ketika bank sentral AS mulai menaikkan suku bunga untuk menahan inflasi. Secara teori, suku bunga rendah seharusnya menjadi katalis positif bagi aset berisiko seperti cryptocurrency karena meningkatkan minat pada investasi dengan imbal hasil tinggi. Namun, kali ini berbeda karena pasar telah mengharapkan pemotongan ini sejak beberapa waktu lalu.

Analisis menyebut fenomena ini sebagai "beli rumor, jual berita", di mana investor membeli aset sebelum pengumuman dan menjualnya setelah berita resmi dirilis. Dengan kata lain, pemotongan suku bunga sudah "didiskontokan" dalam harga aset kripto. Akibatnya, ketika keputusan diumumkan tanpa kejutan baru, para pelaku pasar terburu-buru untuk mengambil keuntungan. Sentimen menjadi pemicu utama untuk koreksi harga besar-besaran di seluruh pasar kripto.

Likuidasi besar dan penurunan minat terbuka

Penurunan pasar crypto hari ini juga dipicu oleh lonjakan likuidasi posisi. Data dari platform data menunjukkan likuidasi dalam 24 jam meningkat sekitar 75% menjadi US$554 juta. Sementara itu, minat terbuka atau total posisi terbuka di pasar futures crypto juga anjlok, dari sekitar US$ 228 miliar menjadi US$ 164 miliar (sekitar IDR 2.721 triliun hingga IDR 2.723 triliun dalam konversi kasar). Kombinasi likuidasi besar dan minat terbuka yang menurun menunjukkan bahwa banyak investor dengan leverage memilih untuk keluar dengan cepat, memperbesar tekanan penjualan.

Itu adalah informasi terbaru tentang crypto.

BTC-0,57%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan