Sistem AI Mencuri 2.500 Catatan Pemerintah Taiwan dalam Serangan Siber Juli
Sebuah sistem AI yang terdiri atas hingga 8 agen otonom melakukan serangan siber terhadap lembaga pemerintah Taiwan selama 4 hari pada Juli, mencuri 2.500 catatan personel dan membobol 85 akun pengguna, menurut CNN yang mengutip perusahaan AI Israel, Dream. Kementerian Urusan Digital Taiwan mengonfirmasi pada Kamis bahwa serangan tersebut berasal dari luar negeri dan menggunakan metode hibrida yang menggabungkan teknik tradisional dengan agen AI, termasuk OpenClaw. Para ahli mengidentifikasi ser
OliverGrant·08-14 09:39
