Baru-baru ini, The Federal Reserve (FED) yang memperketat kebijakan moneter telah menyebabkan guncangan di pasar global, termasuk pasar kripto yang juga tidak luput dari dampak tersebut. Sejarah menunjukkan bahwa setiap kali The Federal Reserve (FED) mengambil langkah pengetatan, aset berisiko sering kali mengalami kerugian besar. Misalnya, pada tahun 2018 ketika The Federal Reserve (FED) mengurangi neraca, harga Bitcoin turun 70%, dan pada tahun 2022, kenaikan suku bunga memicu keruntuhan proyek-proyek seperti LUNA dan FTX, yang menyebabkan seluruh pasar kripto menguap sekitar 2 triliun dolar AS.
Saat ini, Bitcoin dan Ethereum meskipun menunjukkan tren penurunan, ini mungkin hanya penarikan teknis. Dalam jangka pendek, volatilitas pasar mungkin memberikan peluang bagi para trader, sementara dalam jangka panjang, prospek Aset Kripto tetap optimis. The Federal Reserve (FED) yang memperketat kebijakan biasanya mencerminkan kekhawatiran tentang ekonomi dan inflasi, yang mungkin mendorong orang untuk mempertanyakan sistem keuangan tradisional, sehingga meningkatkan minat terhadap Aset Kripto.
Meskipun pasar secara keseluruhan menunjukkan tren turun, data on-chain menunjukkan bahwa alamat pemegang besar Bitcoin secara diam-diam menambah kepemilikan, dan jumlah penerbitan stablecoin juga meningkat sebesar 12%. Tanda-tanda ini menunjukkan bahwa beberapa investor yang visioner mungkin sudah bersiap untuk putaran bull market berikutnya.
Bull market sering kali muncul pada saat pasar paling putus asa, dan secara bertahap tumbuh di tengah keraguan. Jika investor hanya fokus pada fluktuasi harga jangka pendek, mereka dengan mudah akan tereliminasi oleh volatilitas pasar. Sebaliknya, jika mereka dapat memahami bahwa teknologi blockchain pada dasarnya adalah rekonstruksi mekanisme kepercayaan, mereka akan menemukan bahwa setiap penurunan tajam mungkin merupakan kesempatan investasi yang langka.
Dalam lingkungan pasar yang penuh ketidakpastian ini, investor perlu tetap tenang, memperhatikan tren perkembangan jangka panjang, sambil secara hati-hati mengevaluasi risiko. Perkembangan masa depan pasar kripto masih penuh dengan peluang, tetapi juga disertai tantangan. Analisis yang rasional dan pengambilan keputusan yang bijaksana akan menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan di pasar yang tidak stabil ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeLover
· 6jam yang lalu
bull run dimulai Semua usdt saya sudah digunakan
Lihat AsliBalas0
TooScaredToSell
· 16jam yang lalu
Siapa yang mengganti saya buy the dip? Saya panik!
Lihat AsliBalas0
HodlBeliever
· 08-28 09:09
level dukungan telah terjangkau, menunggu belokan grafik harian 50
Baru-baru ini, The Federal Reserve (FED) yang memperketat kebijakan moneter telah menyebabkan guncangan di pasar global, termasuk pasar kripto yang juga tidak luput dari dampak tersebut. Sejarah menunjukkan bahwa setiap kali The Federal Reserve (FED) mengambil langkah pengetatan, aset berisiko sering kali mengalami kerugian besar. Misalnya, pada tahun 2018 ketika The Federal Reserve (FED) mengurangi neraca, harga Bitcoin turun 70%, dan pada tahun 2022, kenaikan suku bunga memicu keruntuhan proyek-proyek seperti LUNA dan FTX, yang menyebabkan seluruh pasar kripto menguap sekitar 2 triliun dolar AS.
Saat ini, Bitcoin dan Ethereum meskipun menunjukkan tren penurunan, ini mungkin hanya penarikan teknis. Dalam jangka pendek, volatilitas pasar mungkin memberikan peluang bagi para trader, sementara dalam jangka panjang, prospek Aset Kripto tetap optimis. The Federal Reserve (FED) yang memperketat kebijakan biasanya mencerminkan kekhawatiran tentang ekonomi dan inflasi, yang mungkin mendorong orang untuk mempertanyakan sistem keuangan tradisional, sehingga meningkatkan minat terhadap Aset Kripto.
Meskipun pasar secara keseluruhan menunjukkan tren turun, data on-chain menunjukkan bahwa alamat pemegang besar Bitcoin secara diam-diam menambah kepemilikan, dan jumlah penerbitan stablecoin juga meningkat sebesar 12%. Tanda-tanda ini menunjukkan bahwa beberapa investor yang visioner mungkin sudah bersiap untuk putaran bull market berikutnya.
Bull market sering kali muncul pada saat pasar paling putus asa, dan secara bertahap tumbuh di tengah keraguan. Jika investor hanya fokus pada fluktuasi harga jangka pendek, mereka dengan mudah akan tereliminasi oleh volatilitas pasar. Sebaliknya, jika mereka dapat memahami bahwa teknologi blockchain pada dasarnya adalah rekonstruksi mekanisme kepercayaan, mereka akan menemukan bahwa setiap penurunan tajam mungkin merupakan kesempatan investasi yang langka.
Dalam lingkungan pasar yang penuh ketidakpastian ini, investor perlu tetap tenang, memperhatikan tren perkembangan jangka panjang, sambil secara hati-hati mengevaluasi risiko. Perkembangan masa depan pasar kripto masih penuh dengan peluang, tetapi juga disertai tantangan. Analisis yang rasional dan pengambilan keputusan yang bijaksana akan menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan di pasar yang tidak stabil ini.