Ada sejenis orang di dunia kripto, aku sudah melihat terlalu banyak.


Saat akun baru mulai masuk, 100.000 US, beberapa bulan kemudian tinggal beberapa ribu US, bukan karena pasar terlalu buruk, tetapi karena mereka sendiri yang membunuh diri mereka sendiri.
Banyak orang berperilaku sama dalam trading: sering keluar masuk, puluhan transaksi dalam sehari sama sekali tidak bisa berhenti.
Biaya transaksi semakin menumpuk, modal malah semakin berkurang.
Melihat orang lain bermain dog coin mendapatkan keuntungan, lalu terbawa emosi dan nekat masuk pasar, langsung mengalami penurunan besar.
Malam-malam begadang memantau pasar, semakin lama dilihat, semakin kacau mentalnya, semakin banyak yang dikeluarkan, kerugian malah semakin cepat.
Pada akhirnya, kebanyakan orang bukanlah sedang trading, melainkan menyalurkan emosi melalui akun mereka.
Sebenarnya, jika bisa mengubah beberapa kebiasaan buruk, kondisi trading bisa benar-benar membaik.
Saya sering menekankan tiga poin kepada orang di sekitar saya:
Pertama, jangan menjadi budak garis candlestick.
Jangan terpaku pada grafik jangka pendek 1 menit, 5 menit, karena naik turun membuat pikiran kacau.
Pasar yang benar-benar bernilai harus dilihat dari siklus besar.
Gunakan grafik 4 jam ke atas untuk menilai tren, hanya lakukan peluang breakout.
Lebih baik melewatkan peluang, daripada melakukan trading sembarangan.
Satu atau dua transaksi per hari, bahkan menunggu di posisi kosong jauh lebih dapat diandalkan daripada sering melakukan transaksi.
Kedua, gunakan keuntungan untuk rolling posisi, jangan sentuh modal utama.
Banyak orang kehilangan uang lalu nekat menambah posisi, semakin turun semakin menambah, akhirnya langsung margin call.
Pikiran yang benar sangat jelas:
Order pertama dengan modal kecil untuk mencoba, jika arah benar, gunakan keuntungan untuk menambah posisi secara alami.
Perbesar keuntungan saat profit, kurangi posisi saat rugi.
Segera keluar saat kerugian mencapai batas yang ditetapkan, jangan tahan posisi, jangan tambah posisi, jangan berkhayal.
Ketiga, disiplin trading jauh lebih penting daripada indikator teknikal.
Jika dua kali berturut-turut mengalami stop loss, segera berhenti, hindari trading emosional.
Banyak orang rugi bukan karena tekniknya buruk, tetapi karena tidak mau mengakui kesalahan.
Terus bertahan dan menambah posisi secara berulang akhirnya akan menghabiskan seluruh akun.
Esensi trading hanya tiga hal: mengikuti tren, mengendalikan posisi, dan stop loss.
Namun kebanyakan orang terjebak dalam indikator yang rumit, tidak mau mengakui bahwa mereka sebenarnya sedang berjudi.
Ingin bangkit di pasar, jangan dulu pikirkan berapa banyak yang akan didapat, satu-satunya tujuan utama adalah—bertahan hidup dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan