Mengapa orang lain hanya mengirim satu pesan di media sosial, tetapi Anda malah merasa takut? Karena otak secara alami lebih peka terhadap bahaya daripada ketenangan. Peristiwa ekstrem, peringatan krisis, dan kasus kegagalan akan lebih mudah menarik perhatian daripada banyak hari-hari yang aman dan damai. Lama kelamaan, orang mulai menganggap kejadian dengan probabilitas kecil sebagai risiko dengan probabilitas tinggi, menganggap pengalaman orang lain sebagai masa depan mereka sendiri, dan mengubah hal yang belum terjadi menjadi penderitaan mereka sendiri lebih awal. Akhirnya, yang menguras tenaga seseorang bukanlah risiko di dunia nyata, tetapi bayangan risiko yang terus diperbesar dalam pikiran. Penderitaan di dunia nyata seringkali terbatas, tetapi penderitaan dalam imajinasi bisa berulang tanpa batas. Banyak beban terbesar dalam hidup seseorang bukanlah pukulan yang diberikan takdir, tetapi biaya yang terus dibayar di muka untuk bencana yang belum pernah terjadi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan