Baru saja memeriksa peringkat miliarder Forbes terbaru dan beberapa pola menarik mulai muncul tentang orang terkaya di Amerika. Sangat menarik bagaimana sebagian besar nama ini meraih kekayaan mereka sebagai pengusaha yang sukses sendiri daripada mewarisi kekayaan, dan cerita mereka memberi tahu banyak tentang ke mana uang sebenarnya mengalir dalam ekonomi modern.



Orang terkaya di Amerika saat ini didominasi oleh pendiri teknologi, yang jujur saja tidak mengejutkan jika Anda memperhatikan pasar selama dua dekade terakhir. Elon Musk duduk di puncak dengan sekitar 244 miliar dolar dalam kekayaan bersih per akhir 2024, diikuti oleh Jeff Bezos dengan 197 miliar dan Mark Zuckerberg dengan 181 miliar. Yang menarik perhatian saya adalah seberapa banyak angka ini telah bergeser hanya dalam satu tahun—Zuckerberg sendiri mendapatkan lebih dari 116 miliar berkat rebound saham Meta. Itulah jenis pergerakan kekayaan yang menunjukkan berapa banyak kekayaan miliarder sebenarnya terkait dengan valuasi perusahaan daripada kas cair.

Larry Ellison adalah kekuatan lain dengan 175 miliar, dan dia mengalami lonjakan besar sebesar 68 miliar dalam satu tahun. Pria ini masih memiliki sekitar 40% dari Oracle dan tampaknya memutuskan untuk membeli sebagian besar pulau Hawaii saat dia melakukannya. Sementara itu, daftar orang terkaya di Amerika juga mencakup pendiri Google Sergey Brin dan Larry Page, keduanya berada di kisaran 130-136 miliar. Keduanya menarik karena mereka tidak lagi secara aktif menjalankan perusahaan tetapi tetap mempertahankan saham pengendali, yang memberi tahu Anda sesuatu tentang bagaimana pendiri menyusun kekayaan mereka.

Yang patut dicatat adalah Warren Buffett, investor legendaris dengan 150 miliar, mengambil pendekatan berbeda dari kerumunan teknologi. Kekayaannya berasal dari puluhan tahun memilih saham yang cerdas dan mengakuisisi perusahaan melalui Berkshire Hathaway. Dia juga salah satu dari sedikit orang dalam daftar ini yang vokal tentang memberi sebagian besar kekayaannya—dia menjadi pendiri Giving Pledge bersama Bill Gates pada tahun 2010 yang meminta miliarder menyumbangkan setengah kekayaan mereka untuk amal.

Orang terkaya Amerika juga menunjukkan sesuatu tentang bagaimana kekayaan berkembang secara kumulatif. Beberapa dari mereka menambahkan puluhan miliar dalam satu tahun hanya dari apresiasi saham, sementara yang lain membangun kekayaannya selama beberapa dekade melalui operasi bisnis yang konsisten. Michael Bloomberg, misalnya, membangun imperiumnya dari nol di bidang keuangan dan media sebelum terjun ke politik, dan dia berada di sekitar 105 miliar.

Jika Anda tertarik bagaimana kekayaan sebenarnya bekerja dan ke mana modal mengalir dalam ekonomi modern, cerita-cerita ini cukup memberi pelajaran. Pola yang jelas: teknologi dan inovasi mendominasi peringkat orang terkaya di Amerika, dan sebagian besar kekayaan ini berasal dari menjadi pelopor di industri yang transformatif daripada bisnis tradisional atau keuangan. Ini adalah pengingat bahwa peluang penciptaan kekayaan terbesar cenderung terkonsentrasi di sekitar gangguan teknologi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar