Snowflake dan Alphabet: Raksasa Teknologi yang Membentuk Masa Depan AI dan Web3

Snowflake: Pelopor Analisis Data di Era AI

Snowflake (NYSE: SNOW) telah muncul sebagai pemimpin dalam analisis data berbasis cloud, dengan harga sahamnya lebih dari dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir. Keberhasilan perusahaan ini sebagian besar disebabkan oleh kemampuannya untuk memanfaatkan pertumbuhan pesat sistem kecerdasan buatan (AI).

Indikator kinerja utama dari kuartal terbaru Snowflake yang berakhir pada 31 Juli 2025:

  • Pendapatan: $1,09 miliar, naik 32% dibandingkan tahun sebelumnya
  • Pelanggan yang menghabiskan lebih dari $1 juta dalam 12 bulan terakhir: 654, meningkat 30% dibandingkan tahun sebelumnya
  • Retensi pendapatan bersih: 125%, menunjukkan peningkatan pengeluaran yang konsisten oleh pelanggan yang ada

Platform Snowflake memungkinkan organisasi untuk menerapkan alat AI di berbagai penyedia cloud, termasuk Amazon, Microsoft, dan Alphabet. Kemampuan ini memungkinkan bisnis untuk memanfaatkan alat AI dan pembelajaran mesin di berbagai set data, bahkan ketika disimpan dengan penyedia layanan cloud yang bersaing.

Analis memproyeksikan pendapatan Snowflake mencapai $4,6 miliar tahun ini dan $5,7 miliar tahun depan, mewakili tingkat pertumbuhan masing-masing sebesar 27% dan 23,6%.

Perspektif Web3 tentang Snowflake

Sementara fokus utama Snowflake telah pada analisis data tradisional, platform kuat perusahaan ini memposisikannya dengan baik untuk potensi ekspansi ke analisis data Web3. Karena jaringan blockchain menghasilkan sejumlah besar data, keahlian Snowflake dalam menangani set data skala besar dapat menjadi sangat berharga dalam menganalisis aktivitas on-chain, interaksi kontrak pintar, dan pola penggunaan aplikasi terdesentralisasi (dApp).

Alphabet: Raksasa Pencarian yang Beradaptasi dengan Revolusi AI

Alphabet (NASDAQ: GOOG)(NASDAQ: GOOGL) telah melihat sahamnya meningkat sekitar 26% tahun ini pada 2025, menjadikannya salah satu saham mega-cap dengan kinerja terbaik. Kapitalisasi pasar perusahaan mendekati $3 triliun, berpotensi bergabung dengan klub elit yang saat ini dihuni oleh Nvidia, Microsoft, dan Apple.

Keberhasilan Alphabet dapat dikaitkan dengan dua faktor utama:

  1. Kinerja bisnis inti yang kuat: Terlepas dari kekhawatiran tentang dampak model bahasa besar (LLMs) terhadap bisnis pencariannya, Google Search melaporkan $54 miliar dalam pendapatan pada kuartal terbaru, naik 10% dari $49 miliar setahun sebelumnya. Total pendapatan meningkat dari $85 miliar menjadi $96 miliar.

  2. Hasil hukum yang menguntungkan: Seorang hakim federal baru-baru ini memutuskan menolak proposal pemerintah untuk memaksa pemisahan perusahaan, mengakhiri ketidakpastian yang telah berlangsung sejak Oktober 2020.

Implikasi Web3 untuk Alphabet

Sementara Alphabet belum melakukan langkah publik yang signifikan di ruang Web3, sumber daya teknologi yang luas dan keahlian dalam AI memposisikannya dengan baik untuk kemungkinan keterlibatan di masa depan. Pekerjaan perusahaan dalam komputasi kuantum dan kriptografi canggih dapat memiliki implikasi signifikan untuk teknologi blockchain dan sistem terdesentralisasi.

Divisi cloud Alphabet, Google Cloud, berpotensi menawarkan layanan yang berorientasi Web3, menyediakan infrastruktur dan alat untuk pengembang blockchain dan aplikasi terdesentralisasi. Keahlian perusahaan dalam menangani data skala besar dan kemampuan AI canggihnya dapat dimanfaatkan untuk membuat alat analitik yang kuat untuk ekosistem Web3.

Pertimbangan Investasi

Baik Snowflake maupun Alphabet menawarkan peluang menarik bagi para investor yang ingin mendapatkan eksposur ke perusahaan-perusahaan yang berada di garis depan AI dan analisis data. Meskipun kedua perusahaan belum sepenuhnya mengadopsi teknologi Web3 secara publik, kompetensi inti mereka sangat sesuai dengan kebutuhan potensial masa depan dari web terdesentralisasi.

Investor harus mempertimbangkan faktor-faktor berikut:

  • Rasio harga terhadap penjualan Snowflake yang tinggi sebesar 18 menunjukkan bahwa pertumbuhan yang cepat dan eksekusi yang sempurna sudah diperhitungkan.
  • Bisnis pencarian inti Alphabet tetap kuat, memberikan dasar yang stabil saat perusahaan menjelajahi teknologi baru.
  • Keahlian kedua perusahaan dalam AI dan analisis data menempatkan mereka dalam posisi yang baik untuk potensi ekspansi ke layanan terkait Web3.

Seperti biasa, investor harus melakukan penelitian yang mendalam dan mempertimbangkan toleransi risiko mereka sebelum membuat keputusan investasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan